Selasa, 31 Januari 2012

Berkunjung Ke Rumah Eyang

Malam yang indah, walaupun tanpa bintang tetapi cuaca mendukung tiada hujan. Mumpung lagi ada waktu di rumah, menyempatkan berkunjung ke tempat Eyang yang letak rumahnya tidak terlalu jauh dari rumahku. Wlaupun tidak terlalu lama berkunjungnya tetapi sudah bisa mengobati rasa kangen setelah sekian lamanya tidak bisa bertatap muka dengan Beliau.
Senang sekali bisa menjenguk eyang, senyum, canda serta tawa mereka selalu membuat suasana menjadi lebih indah, tetapi sedikit kasian juga dengan mereka, kini tinggal di rumah berdua saja, jadi suasana rumah terasa sangat sepi, yang ada hanya suara TV atau suara mp3 player dengan musik Gending (musik khas Jawa) yang sering kali didengarkan Eyang kakung ketika siang hari sembari beristirahat terlentang di atas kursi sudut. Betapa indah hari ini bisa bertemu mereka, aku sayang mereka. Sekian catatan Ipond D'jembe kali ini, salam.

No Signal

Alhamdulilah bisa menginjakan kaki ke Rumah, setelah beberapa lama tidak pulang ke Rumah (Banjarnegara). Melalui perjalanan yan gcukup melelahkan ditambah dengan derasnya hujan yang menemani perjalanan Jogja-Banjarnegara, akhirnya sekitar pukul 5 sore sampai juga di rumah (Kalilunjar,Banjarnegara). Sedikit lega melihat rumah yang masih dalam keadaan bersih, nyaman, indah, damai dan juga dalam keadaaan suhu yang dingin (maklum daerah pegunungan), hehehehee. Tak seperti biasanya, pulang ke rumah kok sinyal HP hilang entah kemana.
Sinyal hilang entah kemana, dan suasana sepi, maklum Bapak & Ibu lagi di Jogja, malam ini layaknya petugas keamanan yang menjaga rumah majikan, hanya ditemani suara musik dan layanan internet, yang sepertinya akan habis masa aktifnya nanti malam, sungguh lengkap penderitaan saya ini. Tapi saya masih bersyukur karena listrik masih menyala dengan terang, biasanya musim hujan seperti ini sangat rawan mati listrik, hehehee. Mungkin cukup sekian catatan kali ini, karena sudah sore dan masih perlu melakukan kegiatan lain, yaitu mandi + buang hajat, heheheheee. Salam.

Senin, 30 Januari 2012

RRA (Republic Regae Amikom) di acara Kampoeng Reggae

RRA (Republic Reggae Amikom) adalah sebuah komunitas kecil yang ada di kampus Ungu STMIK AMIKOM Yogyakarta, komunitas ini masih tergolong komunitas yang sangat kecil, maklum lah masih bayi (baru lahir). Kali ini saya tidak ingin membahas mengenai sejarah RRA, kepengurusan RRA, atau sebagainya yang bersangkutan dengan RRA itu, tapi kali ini saya ingin berbagi cerita ketika kemarin menghadiri event Kampoeng Reggae Sunday Night with IRC di Calipso Cafe (Purawisata Yogyakarta). Kami (RRA) dateng di acara tersebut dengan suasana yang berbeda, mengapa berbeda ? kali ini dateng di event tidak hanya 2 atau 3 orang saja, tetapi hampir keseluruhan bisa ikut, sehingga sangat berasa kebersamaannya. Kami juga sempet narsis di depan kamera Canon 550D milik saudara Ajad yang lengkap dengan tripotnya.
Wah kok gersang ? mungkin itu yang kalian pikirkan ketika liat foto ini, kebetulas anggota RRA yang cewek lagi sibuk jadi panitia acara dan ada juga yang ga ikut ke acara, jadi harap maklum kalau fotonya gersang seperti itu, hahahhahaaa. Tak cukup disitu sesi foto-foto, karena setelah Ras Muhammad turun dari panggung dan mau pulang, kami mencoba untuk mengejarnya untuk bisa foto bareng Ras Muhammad, foto tersebut bermaksud untuk dokumentasi RRA, sehingga ketika kita punya basecamp bisa untuk pajangan di dinding-dinding basecamp RRA.
Ini menjadi awal dari pergerakan RRA, semoga keadaan RRA semakin maju dan bisa semakin baik di Kampus, dan berharap semakin aktif dalam kegiatan-kegiatan / event-event berikutnya. Mungkin agenda selanjutnya bagi RRA adalah mengumpulkan banyak masa di kampus, sehingga RRA bisa lebih aktif dari yang telah ada. Sekian catatan Ipong Djembe kali ini, salam.

Akhirnya bisa nonton live Uwekaa feat Ras Muhammad

Malam minggu menjadi satu malam yang begitu menyenangkan, walaupun tak bisa melewatkan melam minggu bersama kekasih, terbukti ketika saya bisa datang ke Taman Budaya Yogyakarta untuk menyaksikan langsung aksi panggung Uwekaa (band Reggae German) featuring Ras Muhammad (duta Reggae Indonesia). Berangkat sekitar pukul 18:15 wib bareng temen-temen kontrakan, temen kampus dan juga temen seperjuanganku (Agung Jovaves) yang dateng dari Semarang, kita semua langsung menuju ke tempat acara. Dalam perjalanan itu sudah membayangakan bagaimana meriahnya acara tersebut, dan ketika sampai di tempat acara, memang begitu meriahnya dan begitu menakjubkan. Di awall acara, band yang sudah tidak asing lagi yaitu Shaggy Dog langsung menaiki arena pertandingan,hahaha maksudnya ke pangggung dan mengundang doggies-doggies untuk datang merapat ke depan panggung.
Beberapa doggies (sebutan untuk penggemar Shaggy Dog) dateng dari berbagai daerah, mulai dari Jogja sendiri, Banjarnegara, Malang, dan juga banyak lainnya.
Usai penampilan Shaggy Dog, disusul penampilan dari One Drop Band dengan duta reggae Indonesia, Ras Muhammad. Beberapa lagu menggemparkan penonton yang hadir di acara tersebut, sesekali juga Ras Muhammad menyempatkan menyapa para pengunjung dengan berjabat tangan, serta dengan gaya khas.nya yaitu seperti orang berdakwah, menceritakan dan memberikan beberapa kata-kata / petuah.
Setelah penampilan Ras Muhammad usai, dilanjutkan lagi penampilan dari Uwekaa and One Drop Band, penampilan mereka sangat ditunggu-tunggu oleh pengunjung karena penasaran dengan musik-musik khas reggae German. Beberapa lagu dimainkan, yang salah satunya adalah lagu berjudul "bunter" yang telah menyebar video.nya di youtube, facebook, twitter, dll.
Penampilan dari Uwekaa and One Drop band ini menjadi penghujung acara, penonton sangat menikmati musik mereka walaupun belum tau sama sekali lagu-lagu mereka, kecuali anak-anak SMA 3 Yogyakarta yang mempelajari bahasa German.
Mungkin cukup sekian catatan Ipong Djembe kali ini, salam reggae Indonesia. Dan ucapan terima kasih untuk saudara Wisnu Hadi yang telah berbagi foto-foto acara kemarin, foto-foto di atas adalah hasil jepret beliau, terima kasih untuk foto-fotonya, minta ijin untuk saya publish di blog ini, terima kasih.

Sabtu, 28 Januari 2012

Menunggu waktu nonton Uwekaa and One Drop Band

Uwekaa and One Drop Band adalah salah satu band yang berasal dari negara German, kebetulan hari ini yaitu tanggal 28 Januari 2012 Uwekaa and One Drop Band berkunjung ke Yogyakarta dan akan menghibur para penikmat musik reggae di Yogyakarta. Sangat disayangkan acara tersbut hanya dibatasi beberapa ratus orang saja yang diperbolehkan masuk ke arena, sehingga banyak orang-orang baik dari Yogyakarta maupun luar Yogyakarta yang menyayangkan hal tersebut. Mengapa demikian ? karena jumlah tiket yang diberikan secara cuma-cuma (gratisan) itu sudah tidak bisa di bagikan lagi atau dengan kata lain adalah sudah habis. Pada hari jum'at minggu lalu saya masih diberi keberuntungan oleh Sang Pencipta, pada hari itu sekitar pukul 2 siang lebih saya menuju ke SMA 2 Yogyakarta untuk mengambil tiket gratis nonton Uwekaa, hasil dari perjuangan saya ke SMA 3 tidak sia-sia karena saya bisa mendapatkan tiket masuk untuk acara tersbut, dan yang sangat disayangkan adalah saya hanya diperbolehkan mengambil 2 tiket saja, sedangkan teman-teman yang sudah memesan kepada saya sekitar 5 orang, wah begitu bingung dan begitu memprihatinkan. Akhirnya saya memutuskan untuk berkata jujur kepada mereka apa yang terjadi, dan satu tiket yang saya miliki itu saya berikan kepada saudara saya yaitu Agung Jovaves yang hari ini rencananya akan datang ke Yogyakarta. Menunggu acara tersebut di mulai sangatlah menyenangkan, sembari membayangkan penampilan panggung Uwekaa saya memutar video Uwekaa yang telah saya download beberapa hari yang lalu. Rasanya sudah tidak sabar lagi untuk bisa menyaksikan langsung penampilan band dari German tersebut.

Tony Q di acara Radio Show (TV One)

Tony Q menjadi salah satu bintang tamu di acara Radio Show yang ditayangkan oleh salah satu stasiun televisi Indonesia yaitu TV One. Dalam acara yang memiliki konsep talk show tersebut, Tony Q menampilkan beberapa lagu-lagu karca ciptaannya serta beberapa lagu milik dedengkot musik reggae dunis yaitu Bob Marley. Yang menarik bagi saya dalam acara tersebut adalah dimana musik daerah dikolaborasikan dengan musik reggae dan bisa go internasional, akan tetapi terdapat sebuah masalah dimana instrumen-instrumen musik tradisional yang akan dibawa ke luar negri tersebut menjadi penghalang. Berbicara mengenai musik Reggae, Tony Q juga sedikit menyinggung daerah kelahiran saya yaitu "Banjarnegara", Banjarnegara dikatakan komunitas reggae'nya besar, dan yang saya rasakan saat ini adalah komunitas reggae Banjarnegara masih bisa dibesarkan lagi untuk lebih pantas dikatakan komunitas reggae basar. Disela-sela acara itu, yang membuat saya tertawa adalah ketika host (Pak Sis) mengatakan bahwasanya hari ini ia nobatkan sebagai Haregnas (Hari Reggae Nasional), sungguh lelucon yang sangat membuat saya tertawa karena baru kali ini ada seseorang yang support dengan perkembangan musik hingga ia ingin menobatkan hari tersebut menjadi hari salah satu genre musik di Indonesia. Berbicara mengenai Tony Q, saya (ipong d'jembe) ingin menunjukan salah satu kenang-kenangan saya bisa foto dengan beliau (Tony Q) ketika beliau main di Banjarnegara, berikut ini foto beliau dan saya :
Tony Q adalah salah satu penggerak musik reggae di Indonesia yang sudah sekian lama menggemakan musik reggae di tanah air bahkan luar negri, beliau adalah sosok seniman yang sederhana, dan memiliki ide-ide yang begitu inspiratif hingga 9 album telah beliau buat dengan sukses. Mungkin cukup sekian dari saya, salam damai, salam sejahtera selalu.

Blog Ipong D'jembe

Blog Ipong D'jembe, adalah sebuah catatan perjalanan hidup saya yang akan saya coba bagikan kepada temen-temen semua melalui media internet. Blog ini bukan merupakan blog pertama yang saya buat, tetapi ini adalah blog pertama saya yang berisi coretan-coretan mengenai perjalanan hidup saya. Hidup di keluarga, masyarakat, komunitas, kehidupan anak kontrakan, kehidupan anak kampus, dan juga kehidupan sebagai manusia biasa yang kadang merasakan betapa susah dan betapa indahnya dunia ini. Pada blog Ipong D'jembe ini saya mencoba menceritakan perjalanan hidup saya yang menurut saya berkesan dan bisa di bilang ini adalah sebuah buku diary yang seharusnya tidak layak di baca oleh temen-temen semua. Mengapa mengguanakan nama Ipong D'jembe ? nama tersebut adalah nama akun facebook saya, yang mana terdapat 2 kata yang merupakan sebuah makna tertentu. Ipong merupakan nama panggilan yang diberikan oleh bapak saya ketika saya masih kecil dan hingga sekarang nama tersebut masih abadi bahkan lebih populer dari nama asli saya yaitu Ian Alam Sukarso. Sedangkan kata D'jembe berarti Djembe yang merupakan salah satu alat musik yang identik dengan musik reggae dan kebetulan saya memainkan alat musik tersebut di band yang saya miliki sekarang. Hari ini yaitu Sabtu, 28 Januari 2012 adalah kelahiran Blog baru saya yang saya beri nama Ipong D'jembe. Semoga dengan awal blog ini, perjalanan saya nantinya bisa lebih menyenangkan dan bisa temen-temen baca (walaupun sebenarnya tidak penting untuk di baca). Thankz.