Rabu, 08 Februari 2012

Goes To School ke #1

Selasa, 7 Februari 2012 adalah pertama kalinya saya dan temen-temen BAY (Banjarnegara Amikom Yogyakrta) mengikuti kegiatan KMB Goes To School. Apa itu KMB ? dan apa itu KMB Goes To School ? Nah sedikit saya tuliskan mengenai hal tersebut di sini. KMB adalah singkatan dari Keluarga Mahasiswa Banjarnegara, KMB ini adalah sebuah organisasi yang berisikan Mahasiswa/Mahasiswi Banjarnegara yang menempuh pendidikan (Kuliah) di Yogyakrta, baik dari perguruan tinggi Negri maupun Luar Negri seperti kampus saya yaitu Amikom. Goes To School pertama dilakukan ke MAN 1 Banjarnegara sekitar jam 7 pagi, dan terbagi mnejadi 2 sesi, yaitu sesi pertama di ruang kelas dan sesi kedua adalah di sebuah laboratorium praktikum yang dihadiri dari beberapa kelas.
Setelah acara di MAN 1 selesai, kami bergegas berkunjung ke SMK N 1 Bawang. Di SMK tersebut, saya sedikit tersenyum, juga sedikit jengkel dengan sambutan Pak Satpam, yang menyuruh-nyuruh dengan nada yang kurang wajar (coba parkir yang benar, coba parkir yang lurus bisa apa ga ?) kata-kata itu menurut saya tidak sewajarnya di lontarkan kepada temen-temen Mahasiswa, layaknya berbicara dengan anak TK atau SD saja, hahahahaa. Tapi tak apa lah, itu bukan menjadi salah satu hal penting bagi saya, saya anggap santai seolah-olah tidak ada apa-apa. Masuk ke SMK N 1 Bawang kami diberi sambutan ramah oleh salah seorang pengurus (mungkin guru) yang mewakili Bapak Kepalah Sekolah untuk memberi sambutan, dikarenakan Kepala Sekolah sedang ada kepentingan. Nah waktu berlangsung dengan cepat, acara sosialisasipun berjalan lancar di SMK N 1 Bawang tersbut. Di kelas itu, adalah pertama kali saya mencoba berbicara di depan anak-anak SMK (terhitung semenjak masuk kuliah) dan perasaan pertama memang sedikit canggung dan agak grogi, tapi tak apa lah, namanya juga latihan, hehehehee. Setelah acara tersebut selesai, saya menyempatkan diri untuk mengisi perut yang semenjak pagi masih kosong, hanya berisikan segelas Kopi dan sepotong Roti kecil.
Dalam sesi makan-makan ini, saya mencoba kuliner anak-anak SMK N 1 Bawang yang sedang melaksanakan praktikum, saya mencoba pecel dan gorengan tempe yang cukup enak dan cukup mengganjal perut saya. Sampai akhirnya tiba waktu pulang, kami pun bergegas pulang dan mampir ke tempat saudara Bayu. Karena masih ingin mengisi perut, di tempat saudara Bayu kami melangsungkan kegiatan rutin, yaitu makan-makan, dengan lauk telur dadar buatan Mas Turyanto dan saya sendiri.
Nah mungkin cukup sekian catatan Ipong D'jembe mengenai Goes To School #1, bisa dilanjutkan kembali ketika waktu luang saya banyak, butuh istirahat dan butuh hiburan dulu, sampai jumpa.

Sabtu, 04 Februari 2012

Beli Djimbe di Malioboro

Weekend adalah saatnya jalan-jalan, itu adalah salah satu agenda rutin remaja Indonesia, terutama bagi mereka yang punya pasangan, akan menghabiskan waktu weekend atau malam mingguan bareng sama pasangannya. Nah kali ini saya ingin bercerita tentang perjalanan weekend saya hari ini yang cukup menyenagkan. Pagi hari bangun tidur badan terasa berat untuk beranjak dari tempat tidur, mata masih serasa berat pula untuk melihat indahnya pagi, tetapi saya harus bergegas untuk masuk kampus mengikuti ujian "Manajemen Umum" yang cukup menyenangkan. Siang harinya saya di ajak temen kelas saya jalan ke Malioboro dengan tujuan utama adalah nyari Djimbe buat adiknya, sebut saja namanya Fitra. Berangkat ke Malioboro dengan cuaca yang kurang mendukung karena rintik-rintik gerimis menemani perjalanan kita di siang hari. Tiba di Malioboro, parkir motor dan jalan-jalan menyusuri jalanan Malioboro yang masih sepi (maklum lah, masih siang bolong). Dalam perjalanan itu langkah kita berdua terhenti ketika melihat sosok benda berwakna coklat dengan ikatan-ikatan tali melilit tubuhnya yang begitu mulus (Djimbe). Terjadi percakapan dan tawar menawar di suasana Malioboro antara saya dan penjual, dan tak bisa diam tanganku untuk memukul Djimbe tersbut untuk mengecek suaranya. Sedikit kesal dan sedikit tersenyum mendengar penjual menawarkan Djimbe dengan tinggi 50 cm tersebut dengan harga Rp. 300.000,-, wah wah wah ini penjual ngajak ribut apa ngajak bercanda (dalam hati saya). Langsung saja tawaran pertama saya adalah Rp. 125.000,-, mungkin bagi temen-temen sangatlah mustahil dengan harga segitu, tapi inilah saya, nekat dalam urusan bisnis, hahahahaa, sedikit dapet pengalaman sebelumnya mengenai jual-beli barang-barang di Malioboro. Langsung aja ngacir untuk nyari tempat lain, dan beberapa tempat nyaris sama seperti tempat awal yaitu harga net yang ditawatkan adalah Rp. 200.000,-. Nah kali ini di salah satu penjual saya mencoba untuk menaikan tawaranku menjadi Rp. 150.000,-, pendagang yang masih agak muda (Mas-mas) itu nantangin aku kalau bisa beli harga 150 dia mau beli sama saya, hahahahaahaaa, ketawa juga si dengernya, tapi saya maklum.i lah, namanya juga pedagang, harus bisa ngomong gitu, layaknya pengacara yang membela tersangka, hehehehee. Akhirnya pedagang tersbut kasih harga net 175. Masih belum puas dengan harga tersebut, kami berdua melanjutkan perjalanan untuk mencari tempat lain, tetapi hal itu sia-sia, karena tak ada lagi tempat yang menjual Djimbe. Berbalik arah dan membelinya, itulah yang kami lakukan saat itu, dan akhirnya terbeli juga Djimbe seharga Rp. 175.000,- (dari 500 bisa dapet 175, lumayan lah, heheheee).
Nah akhir dari perjalanan adala sesi foto bareng Djimbe baru, hahahahaaa rasanya ikutan seneng kalau ada Djimbe baru, semoga engkau sehat-sehat saja Djimbe, dan semoga bisa seperti temanmu ini
Mungkin cukup sampe sini aja catatan perjalanan Ipong D'jembe kali ini, dan sekali lagi ucapan selamat buat Djimbe barunya (untuk adik.nya Fitra) semoga Djimbe itu bisa menyatu dengan jiwamu, agar senantiasa mengikuti langkahmu dan menjadi inspirasi bagimu, salam damai.

Desain stiker untuk acara KMB Goes To School

Daripada nganggur ga ada kerjaan, saya sempatkan malam ini untuk edit desain logo untuk stiker acara KMB goes to School. Nah desain yang baru adalah seperti berikut ini
Desain #1
Desain #2
Desain #3
Desain #4

Semoga desain tersebut cocok dengan selera temen-temen semua, dan apabila masih banyak kekurangan, mohon kritik dan sarannya, maturnuwun.

Kamis, 02 Februari 2012

Apa itu Twitlonger ?

Wah wah wah bicara mengenai twitter, mungkin temen-temen sudah tidak asing lagi dan mungkin sudah familiar dengan situs jejaring sosial tersebut. Nah kali ini saya bukan membahas mengenai Twitter itu sendiri, melainkan sedikit berbagi pengalaman mengenai Twitlonger. Apa itu twitlonger ? nah mungkin temen-temen yang suka ngetwitt butuh salah satu fitur yang di tawarkan oleh twitlonger.
Twitlonger ini adalah salah satu situs yang bisa kita gunakan ketika kita ingin menuliskan sesuatu yang bentuknya panjang (eitszz jangan ngeres lho), maksudnya untuk menulis karakter yang jumlahnya banyak, karena di twitter kan jumlah karakternya dibatasi. Semoga bermanfaat untuk temen-temen, thankz

VM main di acara Pensi SMK N 2 Bawang

Hari yang melelahkan, setelah melalaui hari yang cukup panjang ini bareng temen-temen Vegetary Marijuana, Joung Java, dan temen-temen lain. Bertempat di SMK N 2 Bawang dalam rangka pensi merayakan ulang tahun SMK N 2 Bawang yang ke-8. Sungguh melelahkan perjalanan hari ini, mulai dari rumah (kalilunjar) menuju ke tempat Endah Yuliani di daerah Badakarya kecamatan Punggelan sekitar jam 08:30 pagi, dilanjutkan perjalanan menuju SMK N 2 Bawang, yang terletak di daerah Mantrianom kecamatan Bawang, Banjarnegara. Setelah lama VM (singkatan dari Vegetary Marijuana) ga ada aktfitas, akhirnya VM kembali bisa menghibur temen-temen semua di atas panggung. Tadi siang sekitar pukul 12:30 (setengah 1). VM main dengan formasi yang sedikit berbeda, yaitu di posisi Vokal ada Upi, Gitar 1 ada Bintang, Gitar 2 ada Kipply JJ, Drum ada Bimbim, Bass ada Eka, Trompet ada Rizal, Keyboard ada Pak Eko, dan saya sendiri masih setia di posisi sebagai crew, hehehehee bercanda kok, saya pegang Djimbe, walaupun cuma pegang, maklum lah ga ada keturunan darah seni, jadi ga bisa ngapa-ngapa.
Di acara pensi SMK N 2 Bawang tersbut VM cuma bawain 4 lagu (Waiting In Vain, Samalona, Kembali dan lagu terkhir adalah Nice To Meet You). Akhirnya VM mulai merintis lagi, mulai ada pergerakan lagi, semoga bisa semakin banyak event-event yang mau bekerjasama dengan VM, semangat untuk kawan-kawan, dan terus berdoa untuk saudara kita yang ada di sana, semangat !.

Kuliner Bakso Tralala

Selamat pagi, pagi ini sedikit ingin melanjutkan cerita hari kemarin perjalanan ke Suryayudha Sport Center. Seusai bersenang-senang di BSY, kita berdua melanjutkan perjalanan dengan tema kuliner. Kuliner kali ini adalah ke Bakso Tralala di daerah gumiwang (Banjarnegara), bakso tralala merupakan bakso terbesar yang pernah saya temui, sebelumnya pernah makan bakso berukuran besar di daerah Purbalingga, tetapi masih kalah besar dengan bakso tralala yang satu ini. Penasaran seperti apa Bakso Tralal tersebut ? nah berikut ini adalah penampakan Bakso yang super besar itu.
Besar banget kan baksonya ? pasti temen-temen penasaran dan pengin banget ngrasain gimana lezatnya Bakso berukuran besar seperti bola takraw tersebut. Bakso tralala harganya cukup terjangkau kok, untuk ukuran paling besar, seperti yang nampak di foto atas itu adalah Bakso dengan harga Rp. 14.000,- dan untuk bakso yang lebih kecil dari itu ada juga dengan harga Rp. 8.000,- nah cukup murah kan ?
Daripada penasaran dengan kelezatannya, langsung aja ke sana dan nikmati sensasi makan bakso berukuran super jumbo. Satu pesan dari saya, kalau mau ke sana, usahakan jangan dulu makan dari rumah, pengalaman kemarin disana tidak habis, karena kekenyangan. Tapi tenang saja, kalau tidak habis, tinggal bilang saja dibungkus, alhasil bakso siap kita bawa pulang untuk dimakan di rumah. Nah cukup sekian catatan kali ini, kuliner berikutnya apa ya ? hehehehehe. Eh numpang narsis sekali lagi ah.

Rabu, 01 Februari 2012

Suryayudha Sport Center

Sungguh hari yang menyenangkan, hari ini bisa pergi bareng pacarku yang manis, jalan-jalan, renang, kuliner dan yang tak dipewatkan adalah hunting foto. Dimulai dari rumah sekitar pukul 08:00 wib (pagi hari), saya dan pacar saya yang cantik (Endah Yuliani) memulai perjalanan. Dimulai dengan menuju Suryayudha Sport Center, yaitu sebuah wahana olahraga yang cukup menarik di Banjarnegara, seperti kolam renang, tempat futsal, tenis meja, fitnes, dll. Jujur ini adalah kunjungan perdana ke kolam renang BSY (panggilan untuk Suryayudha Sport Center) semenjak dibangun kolam renang tersebut, biasanya berkunjung kesana dalam rangka main futsal / sekedar menghadiri acara rapat kecil saja.
Sesampainya di BSY, langsung deh, buka tas, ambil camdig lalu jepret sana jepret sini, alhasil penampakan di atas adalah salah satu hasil eksekusi menggunakan mode timer, maklum aja kesananya cuma berdua jadi mau siapa lagi yang foto.in ? jadi pake salah satu fitur yang ditawarkan oleh kamera tersebut deh. Nah sekarang ganti topik aja deh, ngomongin soal ranang, jujur saja saya cuma bisa renang asal-asal'an, yang penting ga tenggelam kalo di air, itu sudah bisa menjadi tolak ukur bahwasanya saya bisa berenang, heehheehee. Awalnya berenang di kolam dengan ketinggian 50 cm, dengan mencoba meluncur dari papan atau dalam istilah saya adalah "plorotan". Setelah mencoba plorotan tersbut, merasa kurang puas dengan ketinggian air yang hanya 1/2 meter, maka kita berdua (pacar saya and saya) beralih ke kolam dengan ketinggian 100 cm (1 meter), maklum lah, pacar saya ini anaknya penakut, takut tenggelam karena dia tidak bisa berenang, bahkan sempet dapet sms sindiran dari temennya ketika temennya itu tau kalau dia mau berenang. Sms dari temennya itu seperti ini "Ndah, kamu mau renang ya ? kamu mau jadi pelampunya ian ya ?" hahahahhaaa sedikit tertawa, ketika saya mendengar kata-kata seperti itu, hahahahaaa.
Setelah berenang sekitar 2 jam lebih, akhirnya tiba saatnya merasakan lelah dan juga ditambah teriknya matahari sehingga memaksa kita untuk menuntaskan (mengeringkan) badan, dengan berjemur dan tak lupa dengan jepret-jepret agak narsis di depan kamera. Seusai berjemur, untuk sedikit menghangatkan badan yang telah menggigil karena kedinginan, akhirnya menyudahkan kegiatan renang dan kita bersiap-siap untuk hunting foto. Sebelum hunting foto dan setelah berganti pakaian, meluangkan waktu untuk makan mie instan dan minum air mineral untuk mengganjal perut yang sudah cukup lapar. Nah setelah itu, tiba waktunya hunting foto, beberapa foto dengan gaya-gaya narsispun kita coba, mulai dari foto single (sendirian) ataupun foto double (berdua).
Hahahaha narsis juga kita berdua di depan kamera. Setelah acara foto-foto di BSY, kita berdua melanjutkan perjalanan untuk kuliner Bakso Tralala. Bakso tralala adalah bakso berukuran besar, yang kurang lebih diameternya mancapai 10 cm.
Nah cukup sekian catatan kali ini, untuk catatan mengenai kuliner bakso tralala, secepatnya akan saya posting, heheehehee. Salam.