Header Ads

Curug Sinoman Kalibening Nan Romantis

SELAMATHARIAIR.COM - Menikmati pemandangan alam atau bermain air di alam terbuka adalah salah satu cara menikmati dan bersyukur atas karunia-Nya. Mungkin tidak semua orang menyukai piknik yang sejenis ini, entah kenapa, mungkin salah satu alasan yang paling sering dijumpai adalah karena malas jalan kaki, karena biasanya tempat-tempat wisata alam terbuka harus ditempuh dengan jarak yang cukup membuat berkeringat.

www.selamathariair.com - Curug Sinoman Kalibening Banjarnegara
Boby sedang mencari lirik untuk proyek musik LM

Kali ini mencoba sebuah tempat wisata alam yang cukup hits di kecamatan Kalibening, kabupaten Banjarnegara, namanya Curug Sinoman. Curug Sinoman menawarkan wisata alam yang cukup nyaman, dengan ruang terbukanya yang kini dilengkapi dengan spot spot foto kekinian nan instagramable. Untuk bisa ke Curug Sinoman, kalian bisa ikuti petunjuk yang bisa diakses via google maps, berikut saya sematkan map ke Curug Sinoman, Kalibening.



www.selamathariair.com - Curug Sinoman Kalibening Banjarnegara
Uwut dan Ipan bermesraan
Uwut, Ipan & Boby

spot foto instagramable

Pertama kali masuk Curug Sinoman Kalibening ini kita akan ditawarkan installasi untuk foto yang sekarang sedang cukup populer di beberapa tempat, seperti installasi payung yang digantung sedemikian rupa, ayunan dari kayu bahkan sampai ada beberapa hammock untuk istirahat maupun hanya untuk foto-foto saja. Oke, skip saja main-main di tempat yang kurang cocok menurut saya pribadi, langsung saja ke tujuan utama yaitu curug, dengan air nan jernih dan tentunya dinginnya lebih dingin dari air biasanya, karena suhu udara di sini saja sudah cukup membuat orang-orang bermalas-malasan karena kedinginan.

Curug Sinoman, Kalibening, Banjarnegara


Sesampainya di Curug Sinoman, kita disuguhkan curug dan kolam yang kurang recomended untuk kalian yang suka berenang di kedalaman. Selain karena sangat terbuka tempatnya juga karena air di sini sangat dangkal, mungkin cukup nyaman untuk anak-anak atau untuk orang dewasa yang memang tidak terlalu suka dan atau tak berani di air yang dalam.

Awalnya sedikit kecewa ketika baru sampai di depan kolam yang cukup luas ini, karena sepertinya saya bakal gagal main air untuk edisi jalan-jalan kali ini, entah kenapa sekarang sedang hoby main air, mungkin ini menjadi salah satu alasan kenapa potong rambut.

Tak menyerah begitu saja, sempat nyletuk "nggolet tempat liyane bae yuh lah", kemudian Uwut bilang kalau di atas curug ini masih ada tempat yang bisa buat main air lagi, hingga akhirnya kami memutuskan untuk naik. Oh iya, ke Curug Sinoman ini kami ber-empat yaitu Tegar alias Uwut, kemudian Ipan, Boby dan saya.


Untuk naik ke atas kita melewati beberapa batu besar yang cukup terjal dan kadang sedikit licin gegara ada air atau bahkan lumut-lumut yang menyelimuti permukaan bebatuan tersebut. Untuk melewati bebatuan ini sangat tidak direkomendasikan menggunakan high heels, pakai rok mini, pake celana jeans pensil yang ketat, karena bakal kesulitan dan juga cukup membahayakan. Direkomendasikan ya pakai celana pendek berbahan cargo biar aman dan tentunya ketika di foto setidaknya keliatan seperti traveller sejati, walau nyatanya adalah tukang piknik yang gak traveller traveller amat.

Sesampainya di atas bisa dibilang ini tempat yang juga ga terlalu dalam airnya, agak kecewa juga, ekspektasi bakal loncat dari ketinggian dan nyemplung air tanpa khawatis kandas, akhirnya zonk !!! Mengobati kekecewaan tersebut, tak panjang lebar berpikir, taruh kamera dan tas, lepas kaos dan celana dan langsung nyemplungin badan ke air yang kedalamannya cuma sekitar 100 cm.

Yang menarik di sini adalah kita bisa merasakan sensasi diguyur air terjun yang arusnya cukup bikin pundak sama leher serasa dipijat ketika kita hadapkan langsung dengan air terjun tersebut. Selain itu, kita bisa lihat ke bawah, nonton pengunjung yang hanya di sekitaran kolam pertama tadi dan kalau dipiki-pikir ini hampir kaya foto-foto instagram yang di sana ada kolam renang di lantai paling atas sebuah hotel mewah dengan view perkotaan, tapi kalau di sini versi alam dan naturalnya, heheheeee.

Sudah mirip kolam renang di atas hotel berbintang belum ?



Oh iya, untuk masuk kawasan wisata Curug Sinoman ini kita ditarik biaya retribusi sebesar Rp. 5.000,- per gundul, berlaku juga untuk yang gondrong atau pun yang berhijab, jadi sama rata lima ribu per orang. 

3 komentar:

  1. Jalan kakinya berapa lama nih untuk sampai di curug atas itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di sini jalan kaki dari parkiran ke curug 5 menit, bisa jadi 45,yg 40 menit foto-foto

      Hapus
  2. Maturnuwun mas ipong sudah main ke kalibening, maaf ya kemarin belum sempat ketemu menyapa.. Next kalibening, harus liput kalianget!

    BalasHapus

Silakan tulis tanggapan kalian tentang tulisan yang ada di selamathariair.com ini, terima kasih sudah berkunjung ya

Diberdayakan oleh Blogger.