Selasa, 24 Juli 2018

Lama Tak Ngeblog, Sesekali Ngobrolin Soal Blog

SELAMATHARIAIR.COM - Sepertinya cukup lama tidak menulis di blog pribadi saya ini, salah satu yang membuat hal tersebut adalah karena sok sibuk ternak blog AGC, hahahaaaa. Apa itu blog AGC ? bagi temen-temen yang belum tahu tentang AGC, AGC adalah singkatan dari Auto Generate Content. Nah di sini saya tidak akan mengulas tentang bagaimana cara membuat blog AGC, cara manage blog AGC dan lain seputar AGC, silakan bisa kalian cari info seputar AGC di google, banyak sekali tulisan yang membahas lengkap dari A hingga Z.
Nah kali ini yang saya ingin bahas adalah tentang tulis menulis blog, bukan pembahasan serius hanya saja seputar opini, tentang pengalaman pribadi yang akhir-akhir ini sedang sedikit down perihal tulis menulis blog. Menulis satu atau dua artikel per minggu bisa dilakukan ketika dulu masih menyandang predikat 'cah selow' yang tak ada kegiatan, tak punya kesibukan ini itu dan masih standby glundang glundung di kontrakan ( sebut saja pas jaman jadi anak kuliahan ). 

sumber gambar : google ( dengan keyword : menulis artikel )


Nah kemarin di kantor ketemu sama salah satu blogger, namanya Mas Jujun, dia mengelola beberapa blog yang salah salah duanya adalah Tentangbanjarnegara.com dan Banyumas Karir . Di perjumpaan singkat kami dengan suguhan kopi arabika Babadan Banjarnegara dan masing-masing berada di depan komputer jinjing, kami ngobrol soal blogger, soal tulis menulis, soal konten dan hingga akhirnya di obrolan 'bagaimana memonetize hoby nulis kita biar bisa jadi uang ?' . Di obrolan soal monetize hoby nulis biar bisa jadi uang ini cukup singkat, di sini kami melihat beberapa teman blogger di Banjarnegara yang saat ini mulai bisa me-monetize blog mereka dengan mereview produk / brand / acara dengan mendapatkan imbalan berupa nominal rupiah. Dalam obrolan ini Mas Jujun menunjukan link salah satu website Kantor Advokat / Pengacara BHP & Partners ( Kantor Pengacara / Advokat / Lawyer / Konsultan hukum wilayah Bogor, Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya ) yang ternyata ini adalah salah satu web yang sedang dia eksekusi, sedang di maintenance . Tidak jauh dari obrolan seputar monetize blog, kami sedikit menyinggung soal jasa pembuatan web dan pengelola web. 

Yang menjadi point penting dalam obrolan ini adalah tentang mendapatkan uang tambahan di internet sebetulnya bisa dibilang cukup mudah, hanya saja banyak orang yang malas untuk mencoba dan banyak orang yang mudah putus asa. Kemudian point selanjutnya yaitu cara me-monetize hoby atau ketrampilan nge-blog sebetulnya berpotensi mendatangkan rupiah bahkan dollar yang bisa mencukupi kebutuhan hidup, walaupun sering kali dianggap pengangguran gegara kerja online, namun sebetulnya bekerja di dunia internet marketing itu menyenangkan. 

Kiranya seperti itu obrolan singkat Mas Jujun dengan saya, ini sudah cukup lama tidak menulis ada sedikit rasa kurang yakin dengan penataan kalimat, dengan diksi hingga dengan alur penulisan. Memang benar peribahasa 'bisa karena terbiasa', jadi kalau ingin bisa menulis dengan baik dan benar ya mau tidak mau harus terbiasa menulis. Konsistensi dan eksistensi pun sepertinya perlu dijaga di dalam dunia penulisan. Semoga ini menjadi langkah baru, semangat baru untuk menulis lagi, lagi dan lagi, semoga juga bisa segera nulis dibeberapa blog lain, aamiin. Terima kasih sudah berkunjung, salam !

Rabu, 30 Mei 2018

Adakah Peraturan dan Standar Harga Biaya Keamanan ?

SELAMATHARIAIR.COM - Tulisan ini sepertinya akan menjadi tulisan yang sedikit banyak menjadi perbincangan, mungkin beberapa resiko juga akan dihadapi setelah beredarnya tulisan ini. Sebelumnya, saya atas nama pribadi hanya "resah" dengan apa yang terjadi, tulisan ini murni dari saya pribadi tanpa menamakan komunitas atau kelompok manapun sehingga jika memang tulisan ini kurang berkenan, saya pribadi minta maaf yang sebesar-besarnya.

Di sini mulai dari cerita pengalaman saya ketika dulu mengurus surat ijin keramaian untuk bikin acara di terminal induk Banjarnegara, di lantai dua, di tahun 2014 dengan tajuk "Pagelaran Lentera Malam", yaitu acara peluncuran album pendek proyek musikalisasi puisi "Lentera Malam". Nah ketika harus meminta perijinan, mulai dari Dishub, Polsek hingga Polres Banjarnegara, ada sederet kelucuan dan juga ada sedikit keresahan. Keresahan ini dimulai ketika di Polsek Banjarnegara, dimana setelah saya mengajukan proposal dan memaparkan konten acara, kemudian terjadi negosiasi untuk mengisi dana kas, terang-terangan saya menolak, karena memang tidak punya uang, jika punya uangpun, kalau memang regulasinya tidak jelas ya saya tidak mau membayar. Oke, fix ! di sini tidak jadi membayar, namun dari pihak Polsek Banjarnegara meminta saya untuk mengurus perijinan ke Polres Banjarnegara, saya iya kan dan diberi semacam surat pengantar ke Polres Banjarnegara.

Oke, cerita pertama telah usai, akhirnya acara berlangsung, dari Polres Banjarnegara mengijinkan walau tidak memberi surat ijin, waktu itu saya diijinkan melalui panggilan telepon. Oke, saya berterima kasih untuk kebijakan jajaran Polres Banjarnegara saat itu (Tahun 2014).

Kali ini ke cerita berikutnya, yaitu gelaran Banjarnegara Get Up 8, kebetulan saya ikut membantu di kegiatan ini, membantu publikasi, dokumentasi dan membantu pelaksanaan di lapangan. Nah untuk masalah perijinan, dari BRF ( Banjarnegara Reggae Family ) ada Mas Anto dan Mas Yudhis, mereka berdua mengurus ijin penyelenggaraan event Banjarnegara Get Up 8 ke Polsek Sigaluh, kemudian setelah Polsek Sigaluh clear segera ke Polres Banjarnegara. 

Nah di Polsek Sigaluh Mas Anto dan Mas Yudhis ini dikenakan biaya, semacam biaya untuk kas,nominalnya sepertinya tidak perlu saya sebutkan, hanya kisaran sekian ratus ribu rupiah saja. Oke, saya pun mulai resah, karena tidak ada nota, padahal sekelas penjual bawang di pasar tradisional bisa memberikan nota transaksi walaupun hanya menggunakan kertas bekas bungkus rokok.

Setelah itu ada diskusi ringan di group BRF, dimana permohonan ijin ke Polres Banjarnegara biayanya kurang lebih Rp. 8.000.000,- , seketika itu temen-temen di group kaget dan heran, kenapa bisa perijinan acara hingga tembus delapan juta ? Setelah itu, beberapa hari kemudian Mas Anto dan Mas Yudhis kembali ke Polres untuk mengurus perijinan lagi, yang pada akhirnya tembus di angka Rp. 5.000.000,- , lagi-lagi tidak ada nota transaksi uang sebesar 5 juta tersebut, menjadi pertanyaan besar untuk saya pribadi, sekelas Polres Banjarnegara kok ya tidak bisa mengeluarkan nota transaksi pembayaran ? kenapa ?

Dari sini saya ingin menanyakan, apakah ada peraturan khusus perihal perijinan acara, kemudian adakah standarisasi biaya untuk perijinan acara ? 

Barangkali memang ada peraturan dan standar biaya perihal perijinan acara, mohon saya diberi tautan (link) yang bisa saya baca, atau boleh juga kirim file via email : ianalamsukarso@gmail.com . Terima kasih.











Sebelumnya saya pernah membaca sedikit tentang peijinan yang ada di halaman resmi Polri ( klik di sini ) :

Jenis Keramaian dan Persyaratannya

A. IJIN KERAMAIAN
Dasar : Juklap Kapolri No. Pol / 02 / XII / 95 tentang perijinan dan pemberitahuan kegiatan masyarakat
Dalam hal ini kegiatan yang dimaksud adalah :
1. Pentas musik band / dangdut
2. Wayang Kulit
3. Ketoprak
4. Dan pertunjukan lain

PERSYARATAN :
1. Ijin keramaian yang mendatangkan massa 300 – 500 orang ( Kecil )
    a. Surat Keterangan dari kelurahan Setempat
    b. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk ( KTP ) yang punya Hajad sebanyak 1 ( satu ) Lembar
    c. Fotocopy Kartu Keluarga ( KK ) yang punya hajad sebanyak 1 ( satu ) lembar

2. Ijin keramaian yang mendatangkan massa lebih dari 1000 orang ( Besar )
    d. Surat Permohonan Ijin Keramaian
    e. Proposal kegiatan
    f. Identitas penyelenggara / Penanggung Jawab
    g. Ijin Tempat berlangsungnya kegiatan

B. IJIN KERAMAIAN DENGAN KEMBANG API
Dasar :
1. KUHP pasal 510 tentang Keramaian Umum .
2. Petunjuk pelaksanaan kapolri No.Pol : Juklak / 29 / VII / 1991 Tgl 23 juli1991 tentang Pengawasan , Pengendalian dan Pengamanan bahan Peledak Non Organik ABRI.
3. Petunjuk lapangan Kapolri no. Pol : Juklap / 02 / XII / 1995 / Tentang Perijinan dan Pemberitahuan Kegiatan Masyarakat.

PERSYARATAN :
1. Surat Permohonan dari Pemohon tentang pelaksanaan Pesta Kembang Api, yang mencakup:
    a. Pesta Kembang api tersebut digunakan dalam acara apa ?
    b. Jumlah dan Jenis Kembang api
    c. Waktu / Durasi Penyalaan Kembang Api
    d. Identitas Penyala Kembang Api
    e. Identitas Penanggung jawab Kegiatan
    f. Ijin Tempat Pelaksanaan Pesta Kembang Api
    g. Rekomendasi dari Polsek setempat

2. Surat ijin Impor ( asal – usul kembang api ) yang didatangkan untuk kegiatan tersebut.


C. PERIJINAN PENYAMPAIAN PENDAPAT DI MUKA UMUM
Dasar : Undang – Undang No. 9 Th 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum

Bentuk Penyampaian pendapat di muka umum :
a. Unjuk rasa / Demonstrasi
b. Pawai
c. Rapat Umum
d. Mimbar Bebas

KETENTUAN :
•  Penyampaian Pendapat di Muka Umum disampaikan di tempat terbuka dan tidak membawa yang dapat membahayakan keselamatan umum.

•  Pembatalan pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum disampaikan secara tertulis selambat – selambatnya 24 jam sebelum pelaksanaan.

•  Setelah menerima pemberitahuan tentang kegiatan penyamapain pendapat di Muka Umum Polri wajib :
    a. Memberikan surat tanda terima pemberitahuan
    b. Melakukan koordinasi dengan penanggung jawab penyampaian pendapat di Muka Umum
    c. Melakukan koordinasi dengan pimpinan, instansi / lembaga yang menjadi tujuan penyampaian pendapat
    d. Mempersiapakan pengamanan tempat lokasi dan route yang dilalui.
    e. Bertanggung Jawab untuk melindungi para peserta penyampaian pendapat di muka umum
    f. Bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Pengamanan.

•  Sanksi – sanksi yang diperoleh apabila tidak sesuai dengan ketentuan antara lain :
    a. Dibubarkan bila tidak memenuhi dengan ketentuan
    b. Perbuatan melanggar hukum di kenakan sanksi hukuman sesuai dengan ketentuan
        Perundang – undangan yang berlaku.
    c. Penanggung Jawab melakukan tindak pidana, di pidana sesuai dengan ketentuan
        Perundang – undangan yang berlaku ditambah sepertiga dari pidana pokok.
    d. Barang siapa dengan kekerasan / ancaman dalam penyampaian pendapat di muka umum
        dipidana penjara paling lama 1 ( satu ) Tahun.

PERSYARATAN :
a. Maksud dan tujuan
b. Lokasi dan route
c. Waktu dan lama Pelaksanaan
d. Bentuk
e. Penanggung jawab / Korlap
f. Nama dan alamat organisasi, kelompok dan perorangan.
g. Alat peraga yang digunakan
h. Jumlah peserta.


Dalam halaman resmi POLRI tersebut saya pribadi tidak menemukan rincian perihal biaya perijinan, jadi dengan logika bodoh saya, saya anggap perijinan itu gratis. Entah kebodohan saya adalah benar adanya, atau memang kebodohan saya yang membuat saya tidak tahu tentang berapa biaya perijinan untuk membuat sebuah acara ?

Saya sudah mencoba mengirim email ke mabes@polri.go.id , sudah 10 hari belum ada jawaban.


Semoga pihak terkait membaca, kemudian merespon tulisan rakyat, semoga suara rakyat bisa didengar dan diapresiasi. Sekali lagi mohon maaf jika ada pihak yang tersinggung, pihak yang kurang berkenan, saya menulis hanya untuk mencari data tentang peraturan perijinan acara dan biaya keamanan, tidak ada niatan untuk menjatuhkan, menghakimi atau mencemarkan nama baik. Terima kasih, salam. 

Selasa, 22 Mei 2018

Cara Backup Wordpress dari Satu Server ke Server lain Menggunakan Plugin ManageWP Worker

SELAMATHARIAIR.COM - Sepertinya ngeblog kalau cuma ngeblog bakal bosen juga, kalau isinya curhat, jalan-jalan, kritik sana kritik sini. Tulisan kali ini sok bijak, bagi-bagi ilmu, walaupun ilmunya masih dangkal, tak apa lah berbagi sedikit. Kali ini saya akan membuat tulisan tentang penggunaan plugin ManageWP Worker.

Oke kita coba dengan contoh kasus untuk mempermudah dalam proses'nya. Misal kita punya website domainanda.com dengan server A ( CONTOH IP : 192.168.1.1 0 ). Kemudian ingin dipindah ke server B ( CINTOH IP : 34.12.69.3 ). Nah langkah memindahkan wordpress dan data blog-nya adalah sebagai berikut langkahnya :

*Pastikan anda sudah back-up menggunakan ManageWP Worker ( managewp.com ) blog domainanda.com ( di sini tidak saya jelaskan langkah membuat akun ManageWP dan proses back-up blog via ManageWP ).

Langkahl-angkahnya adalah :
1. Domainutama.com Atur DNS dari IP _Server A menjadi IP Server B.
2. Setelah domainutama.com terhubung server B, Install Wordpress seperti biasa hingga selesai.
3. Login Wordpress
4. Tambahkan Plugin ManageWP Worker


5. Aktifkan Plugin ManageWP Worker kemudian klik : View Connection Key 


6. Copy Connection Key yang tersedia kemudian buka tab baru, buka managewp.com , login dan cari namadomainanda.com



7. Masuk ke Setting kemudian reconnect


Klik Setting

Klik Reconnect Website

8. Paste Connection Key

Paste code kemudian klik Reconnec website



9. Setelah itu klik Reconnect  kemudian ulangi satu langkah ( paste code ) lagi


klik Reconnect

10. Setelah itu baru restore untuk memindahkan data dari Server A ke server B


Klik Restore backup

klik Restore







10. Tunggu hingga 100% dan data dari server A sudah pindah ke server B, setelah itu bisa hapus data di server A.


Oke, di atas adalah langkah-langkah  Back Up Wordpress Dari Satu Server ke Server Lain Menggunakan  Plugin ManageWP, jika masih kurang jelas atau kurang paham, bisa comment di bawah. Saya juga mohon maaf jika langkah-langkah yang saya tuliskan kurang jelas atau sulit dimengerti, maklum, lama ga bikin tulisan tentang langkah-langkah membuat atau setting sesuatu. Harap maklum dan terima kasih sudah mampir ke blog saya.

Senin, 21 Mei 2018

Jual Rilisan Fisik dan Barang Apa Saja di Bikin Pengin

SELAMATHARIAIR.COM - Halo... halooo.... tulisan pertama di bulan Mei 2018 ini, niatnya mau nulis di bikinpengin.id tapi kebetulan domain lagi expired jadi nulis di blog pribadi saja ah, biar blog selamathariair.com ada kehidupan, hahahaa.

Jadi gini, saya ingin kenalin ke kalian semua tentang Bikin Pengin, pasti ada yang penasaran apa itu Bikin Pengin ? 

logo bikinpengin
Bikin Pengin adalah nama yang kami berdua sepakati sebagai nama toko untuk jualan rilisan fisik berupa Kaset Pita dan CD. Awalnya memang kami fokus akan berjualan Kaset Pita dan CD, namun setelah kami diskusikan, sepertinya tidak hanya Kaset dan CD saja, pokoknya barang-barang yang bikin kalian pengin akan kami jual di toko Bikin Pengin. Oh iya, tadi disebutkan kami berdua, kami berdua di sini adalah Gery Widodo dan Saya ( Ipong ), kami berdua suka koleksi rilisan fisik, sering diskusi seputar rilisan fisik dan musik, sehingga kami sepakat bersama-sama membangun toko rilisan fisik Bikin Pengin.

Beberapa akun sosial media Bikin Pengin bisa kalian ikuti :
Facebook: Bikin Pengin
Twitter : @bikinpengin
Instagram : @bikinpengin
Bukalapak : Bikin Pengin



Konsep Bikin Pengin ini sebenarnya tidak 100% untuk jualan, kami juga mencoba mengedukasi mulai dari diri sendiri dan orang-orang terdekat untuk sadar akan pengtingnya menghargai rilisan fisik, menghargai karya dan mendorong temen-temen musisi / seniman untuk membuat rilisan fisik. Karena rilisan fisik jika kita ibaratkan di sekolah, ini adalah ijazah, ijazah untuk para musisi, para seniman, jadi antara penting ga penting, antara perlu ga perlu, sebetulnya ya cukup penting dan cukup perlu.

Bikin Pengin juga terbuka untuk temen-temen band indie yang ingin bekerjasama dengan kami, kongsinyasi atau titip jual di Bikin Pengin sangat amat bisa, kami tunggu kerjasamanya. Silakan bisa contact ke nomor yang tertera di biografi instagram @bikinpengin . Tak hanya rilisan fisik kaset atau cd saja, barang-barang lain juga bisa dititipkan di bikinpengin, pokoknya contact saja, diobrolkan mesra, sambil ngopi atau ngeteh juga boleh.

Untuk lokasi offline sementara kami masih nebeng Gasa Travelindo di kios yang ada di Terminal Induk Banjarnegara. Selain itu kami juga sering jualan di event-event komunitas. Barangkali kalian mau ngadain acara dan berkenan kami nglapak juga dengan senang hati, heheheee


bikin pengin
bikin pengin buka lapak di acara Banjarnegara Get Up 8

Sabtu, 28 April 2018

Buku Drama Mama Papa Muda Sukses Mengombang Ambing Pikiranku

SELAMATHARIAIR.COM - Kalian tau domain sujiwo.com ? atau kamu sering mampir ke tulisan pungkyprayitno.com ? maupun ke surgakecil.com ? ketiga domain tersebut belum lama saya kenal, mungkin karena selama ini saya jarang blogwalking dan jarang interaksi dengan blogger baik di Banjarnegara maupun blogger di karesidenan Banyumas, bisa dibilang saya cukup jauh dari per-blogger-an hingga beberapa kali famtrip di Banjarnegara saja saya tidak ikut bahkan tidak tahu infonya, padahal blogger luar kota banyak yang ikut. 

Kembali ke 3 domain yang saya sebutkan di awal tadi, singkat ceritanya saya kenal domain tersebut setelah saya kenal offline satu keluarga kecil nan bahagia yaitu Bapak Topan, Ibu Punky dan adek Jiwo, mereka bertiga menjadi bagian dari ala-ala famtrip yang digelar kawan-kawan Pokdarwis desa Kalilunjar, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. Famtrip yang diselenggarakan Pokdarwis Desa Kalilunjar dalam rangka peringatan hari ulang tahun desa dengan tajuk "Boyong Oyod Genggong"

Baca Juga : Kunjungan Blogger ke Bukit Asmara Situk Kalilunjar

Foto Famtrip Blogger ke Kalilunjar. Nah jepretanku pas Dek Jiwo nengok, berarti aman di upload 


Di gelaran boyong Oyod Genggong tersebut ceritanya saya bantuin Pak Agus Dwi Raharjo selaku ketua Pokdarwis desa Kalilunjar, nemenin blogger dari Purwokerto, Wonosobo dan Banjarnegara. Ya kalau bahasa keren-nya jadi LO ( Liaison Officer ) dari jemput ke Purwokerto sampai nganter lagi ke Purwokerto.

Buku Drama Mama Papa Muda


Oke oke ceritanya sampai di situ saja perihal pertemuanku dengan keluarga kecil nan bahagia, kini masuk ke pembahasan buku Drama Mama Papa Muda yang mana sempat membuat banyak imajinasi, banyak pemikiran saya untuk segera ingin ngelamar Mba Patjar kemudian di bagian lain dalam buku itu membuat saya menahan diri sembari ngomong dalam hati "jangan dulu nikah, siapin beberapa hal yang memang perlu disiapkan".

Sialnya buku ini membuat saya terombang-ambing, saking serunya perjalanan cinta keluarga Jiwo ini, membuat saya banyak belajar, jadi iseng nyari tentang Postpartum depression (PPD), nyari mobil bekas hijet 1000 gegara baca di tulisan Pak Topan soal mobil tua-nya, dan banyak lagi yang saya cari gegara baca buku Drama Mama Papa Muda ini.

Gunung Lawe, Banjarmangu, Banjarnegara


Terima kasih sudah berbagi drama dan pengalaman perihal berumah tangga, bagaimana cara mendidik anak, bagaimana sikap toleransi yang membebaskan istri jalan-jalan tanpa harus di dedek bayi ikut. Pokoknya menginspirasi, terima kasih banyak Pak Topan, Bu Punky dan Dek Jiwo, bahagia selalu kalian, semoga tetap dalam lindungan-Nya.



Oh iya sebelum tulisan ini saya sudahi, mau cerita dikit soal beberapa barang yang ada di gambar  terakhir, gambar ini adalah sebagian dari barang-barang koleksi saya yang baru datang, beru terbeli, saya kebetulan suka koleksi rilisan fisik CD dan Kaset Pita, Hotwheels dan sedikit mulai kecanduan koleksi buku-buku. Barangkali temen-temen ada yang punya info kaset second murah / hotwheels second murah meriah, boleh dong bagi info. Terima kasih.

Jumat, 09 Maret 2018

Selamat Hari Musik Nasional !


SELAMATHARIAIR.COM - Selamat Hari Musik Nasional ! Selamat untuk temen-temen yang hingga saat ini masih konsisten dan eksis di per-musikan lokal maupun nasional. Ngomongin perihal musik, di zaman seperti sekarang ini, kita sepertinya tak pernah absen dengan yang namanya musik, coba bayangkan saja ketika tidur kita pasang alarm yang di situ menggunakan musik, kemudian setelah bangun kita mau mandi atau bahkan sambil mandi saja masih mendengarkan musik, playlist andalan kita yang seolah menjadi soundtrack hidup. Oke fine, musik memang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan kawula muda zaman sekarang, lantas bagaimana dengan apresiasi terhadap musik itu sendiri ?


sumber gambar : http://btmediagroup.com

Mengapa Hari Musik Nasional Jatuh Pada Tanggal 9 Maret ?


Menurut beberapa sumber yang saya baca, salah satunya ada di kapanlagi.com , Hari Musik Nasional jatuh pada tanggal 9 Maret karena pada tanggal tersebut lahir seorang bernama WR Supreatman, yaitu pencipta lagu Kebangsaan Indonesia Raya, sehingga pemerintah Indonesia memberi apresiasi kepada beliau dengan menetapkan tanggal 9 Maret sebagai Hari Musik Nasional.

APRESIASI ?


Bicara soal apresiasi, saat ini tegolong susah, itu sih dari sudut pandang saya sendiri lho, dimana perihal apresiasi seseorang terhadap karya atau penampilan band kini sepertinya meredup. Contoh nyata adalah penjualan rilisan fisik yang hingga saat ini sangat sulit, terutama untuk band-band lokal di daerah yang masih dalam proses merangkak. Di lingkup sesama pelaku musik saja masih sangat sulit yang namanya mengapresiasi, misal band A baru saja rilis album ABC kemudian band B ga mau beli, kemudian beberapa waktu kemudian band B rilis album BCD dan band A merasa tidak diapresiasi maka juga tidak membeli album milik band B tersebut. Ini pun berlaku tak hanya ketika rilis album, apresiasi nonton perform band pun berlaku seperti kondisi saat band rilis album.

Walaupun tidak 100% seperti itu, hanya saja sering kali menemui beberapa oknum yang masih menganggap band lain adalah pesaing, yang tidak perlu di apresiasi, walaupun secara tersirat tanpa mereka ungkapkan, tapi menurut ke-sok-tahu-an saya demikian.


Baca juga tulisan Mas Memet RSGKL tentang apresiasi musik dari sudut pandang beliau :

Kehidupan Orang-orang Balik Layar


Sekarang sedikit melebar tentang orang-orang yang ada dibalik layar, dibalik band-band besar, dibalik musisi keren dan terkenal, masih ada saja orang dibalik layar yang masih belum dimanusiakan secara layak. Oke sedikit sarkas, terutama di daerah, seolah crew band dianggap bawahan, dianggap pembantu yang harus ready dan standby untuk bantuin player band, beda banget ketika dibandingkan dengan band-band profesional yang sudah bisa mengapresiasi crew bukan lagi sebagai pembantu tapi sudah menjadi bagian dari band yang patut diapresiasi dan dimanusiakan bahkan kesejahteraan nya pun terjamin. Pengalaman pribadi pernah bantu nge-crew merhandise dan nge-crew jadi tim dokumentasi bisa di apresiasi, hingga kesejahteraannya pun terjamin, heheheee.

Sekarang logikanya begini, ketika band A manggung di acara kemudian sukses dan lancar berkat bantuan crew, maka tetap saja yang disanjung ya band itu sendiri, sangat jarang ada yang bilang "wah ini keren aksi panggungnya, ini crew band'nya pasti yahud" sangatlah jarang, lalu pertanyaan adalah "apa yang perlu diberikan band untuk orang-orang dibalik layar yang membantunya? " ini yang perlu kita cari jawabannya bersama-sama.


Apresiasi terhadap orang-orang di belakang layar tidak selamanya dengan materi / uang , memanusiakan manusianya itu yang perlu dan penting, ketika memang tidak atau belum bisa mengapresiasi dan belum bisa memberi apapun ke orang-orang yang ada dibalik layar, kenapa kalian harus memaksakan band untuk punya crew, untuk punya manajer, untuk punya stage manager, untuk punya soundman ? Band yang sudah sampai tahap punya manajemen seharusnya memang band yang sudah waktunya membutuhkan, bukan dibuat hanya untuk formalitas untuk meningkatkan "ke-keren-an" semata.


Sepertinya cukup sampai di sini tulisan tentang Hari Musik Nasional, semoga temen-temen band tetep semangat berproses, tetep semangat berkarya dan tentunya semoga semakin bangga membawakan musik / karya sendiri !

Rabu, 21 Februari 2018

Sial! Kenapa Baru Denger Wake Up Iris!

SELAMATHARIAIR.COM - Awal cerita dimulai dari saya sedang di kampung halaman, Banjarnegara. Dimulai dari saya siap bergegas meluncur ke kontrakan Jogja kemudian mampir ke salah satu tempat recording di Banjarnegara untuk COD-an CD Album band Banjarnegara yang belum lama ini rilis, namanya ARVAROCK. Oke, cerita perjalanan ke Jogja tak perlu saya tuliskan, langsung saja skip, langsung  ke acara Folk Tunggang Gunung #9 yang bertempat di Gg. Ramawijaya, Sembungan RT 3 Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, nama ruang yang dijadikan acara ini adalah "Ruang Gulma". Sudah beberapa kali lihat ada acara di Ruang Gulma, namun ini baru pertama kali saya menginjakkan kaki ke Ruang Gulma, tanpa tersesat karena kini Google Maps semakin ciamik untuk memberi petunjuk arah.

Pertama kali buka map, cari Ruang Gulma, akhirnya ketemu, sambil buka sambil ngomong "lah di daerah kasongan to ? lah ini ya ga terlalu jauh dari  Froghouse tempat mas Malve dan Mas Ipin" ungkapku pada Gagah yang berangkat bareng ke Ruang Gulma untuk liat Folk Tunggang Gunung #9 , lebih tepatnya Gagah ini pengin dateng buat support Mba Ara Mutiara dari Gazebu UMP, tempat dia berproses dulu ketika di Purwokerto.

Gas meluncur ke Ruang Gulma, akhirnya sampai dan disuguhkan dengan suasana pedesaan yang masih sejuk dan nyaman. Pas sampai kok ya pas banget Mba Ara sedang perform, masih bisa nonton sekitar 2 track sebelum akhirnya usai penampilannya.  

Mba Ara sedang berdendang na na na na na na na na.......
Ketika di acara musik seperti ini, di ruang-ruang kreatif, di artspace yang jauh dari hingar bingar barikada, sound ribuan watt dan minimalist atau tak terlalu crowded, ini adalah kesempatan untuk bisa benar-benar menikmati musik dan menikmati lingkungan sekitar, itu versi-ku pribadi sih, ga usah dijadiin patokan atau sampai dijadiin quote / caption yak.

Ketika Wake Up Iris! sedang prepare buat show di gelaran ini, saya mlipir ke warung buat beli air mineral, maklum anak cupu yang tidak tertarik dengan minuman beralkohol jadi ya mlipir nyari air mineral sendiri biar tetep enjoy.

Gang sebelah warung, suasana di sini adem banget
Balik ke Ruang Gulma lagi pas Wake Up Iris! sudah mulai genjrang genjreng, ini adalah pertama kali saya mendengar musik dan nonton mereka. "Wake Up Iris! enak iki lho mas, mung wong loro tapi bisa enak banget" ungkap Gagah berbisik lirih ditengah kerumunan penonton berbaju hitam. Satu hal yang entah ini hanya terjadi di skema musik independent atau dimanapun ya, tiap acara musik / seni kok hampir 90% penonton menggunakan kaos / jaket hitam ( 90% itu bukan dari hasil riset, cuma perkiraanku saja, jangan jadi sumber yak, apalagi masuk daftar pustaka skripsi-mu, jangan ! ).

Pertama kali denger Wake Up Iris! langsung jatuh cinta dengan musik dan aksi panggungnya, mengamati dan menikmati dari awal hingga akhir sembari masih tetap kagum dengan event-event kolektif di Jogja, selalu dalam hati bertanya "kalau di buat di Banjarnegara gimana ya ? seru kayaknya lhoooo".

Wake Up Iris! on duty
Di beberapa part musiknya Wake Up Iris! saya membayangkan video klip Sigur Ros "Ekki múkk" yang belum lama ini saya pelajari gegara mau proses bikin video klip "Meadow of Heaven" Gardenia ( band Banjarnegara ). Nah pas lagi bayangin musiknya Sigur Ros, eh salah satu dari kerumunan pun ada yang nyletuk "wih Sigur Ros!", loh loh loh, jebul ndak cuma saya yang bayangin di salah satu track yang dibawakan Wake Up Iris! nuansanya mirip banget Sigur Ros, kok ya pas ya ?

Wake Up Iris! hampir orgasme dengan musiknya ! menjelang akhir penampilan mereka
Oke Fix ! kali ini saya jatuh cinta dengan Wake Up Iris! 
Setelah nonton dan merasa puas dengan musik yang mereka bawakan, siap-siap incar CD Albumnya, menjelang break acara saya sudah gelisah pengin beli CD-nya tapi tunggu dulu, tunggu Wake Up Iris! selesai dulu, kesempatan nonton live mereka bisa dibilang jarang lhooooo, karena mereka dari Malang, jadi mungkin agak jarang ke Jogja.

Finnaly ! CD Album AUREOLE karya Wake Up Iris! terbeli sudah, ah sial ! jajan sembarangan lagi padahal dari kontrakan sudah prepare walkman mau beli kaset pita di Pasar Niten, penginnya belanja kaset pita dulu yang agak low budget, tapi racun-nya Wake Up Iris! lebih manjur bikin saya keracunan untuk beli beli dan beli ! 

Pas liat rilisan fisik seolah dengar kakek tua berbisik :

Di masa kau terlahir, orang-orang dengan hidup sempurna tercontoh rapi di kotak dengan ukuran diagonal dalam inchi, bercahaya dan bersuara, menangkap dan menyiarkan pesan-pesan yang beragam rupa dan cara yang pada akhirnya tersimpulkan, beli beli beli beli beli dan beli.
Jika tidak mampu mengikutinya, maka terlemparlah kita di intipnya kasta yang berarti hina.
Kau terlahir, di masa maha, beli. *Pinjem lirik-nya Mas Farid ( FSTVLST ).

BELI ! BELI ! BELI !!!


Isi Album AUREOLE - Wake Up Iris!

Salah satu yang menyenangkan ketika koleksi rilisan fisik adalah mengamati dan punya banyak referensi seputar packaging, masing-masing band punya karakter packaging yang menurut saya bisa dibilang menjadi tolak ukur keseriusan mereka dalam mendistribusikan karya. Pendistribusian tersebut merepresentasikan pemikiran band / solois tersebut.

Yang menarik dari Album AUREOLE milik Wake Up Iris! ini adalah teks lirik lagu tidak tertulis dalam kertas yang dilampirkan di dalamnya, lirik dari tiap lagu-nya bisa dicek di official website mereka wakeupiris.com dengan cara kita scan barcode yang sudah dikemas menjadi sticker kecil. Ini sungguh memanfaatkan teknologi dalam pengkaryaan, nice !








Menarik sekali ketika pembeli / pendengar / pemilik album ini bisa ada interaksi dengan cara sederhana, scan barcode ! sungguh interaktif dan inspiratif, seperti pernah saya alami ketika nonton pameran ( lupa kapan dan event apa ) untuk bisa lihat map harus scan barcode dulu, interaktif !!!

Cukup sekian tulisan sederhana saya, semoga jumpa lagi di hari baik lainnya dengan Wake Up Iris! para pegiat musik dimanapun berada, semoga tetap guyub rukun dan tetap menyebarkan semangat baik ! Selamat menjalankan ibadah tour untuk Wake Up Iris! Semoga diberi kemudahan, diberi banyak cerita untuk diolah & dikemas menjadi album selanjutnya.

flayer yang mengantarku mendengarkan Wake Up Iris!-


Jumat, 16 Februari 2018

Sedang ada (kampanye) apa di Banjarnegara ?

SELAMATHARIAIR.COM - Banjarnegara, selalu saja dikenal di khalayak ramai dengan bencana alam, itu yang saya rasakan setiap kali ketemu orang baru di luar kota, bagi temen-temen yang sering ke luar kota pasti pernah mengalaminya. Sekitar tahun 2011 masuk kota Jogja, saya sendiri hingga sekarang masih sering mengalami hal tersebut. Kenalan dengan orang baru, nyebutin asal Banjarnegara, respon mereka adalah "Oh Banjarnegara yang kemarin longsor besar itu ya?" atau respon lain adalah "Banjarnegara mana ya ?" nah respon kedua ini biasanya saya balik dengan pertanyaan "kamu tahu Dieng atau pernah ke Dieng ?" nah itu sebagian wilayahnya masuk Banjarnegara.  

Sedikit kegelisahan tersebut akhirnya dialami beberapa teman lain, kemudian beberapa hari lalu dapet kabar kalau di Kabupaten Banjarnegara sudah ada Genmile, semacam GenPI yang di sini semoga berperan aktif mengabarkan bahwa Banjarnegara itu benar-benar "ADA" dan Banjarnegara bisa dikenal lewat hal-hal positif seperti prestasi Crish John, pelantun balada Ebiet G. Ade, animator dari SMK N 2 Bawang yang bisa tembus ke channel CGBross, dan masih banyak lainnya info tentang Banjarnegara yang belum sempat terpublish.

Baca Juga :
Nah dengan judul "Sedang ada apa di Banjarnegara" dalam tulisan saya ini, ada sebuah acara di Banjarnegara bertajuk "Banjarnegara Youth Creativity Center" yaitu sebuah gelaran pameran UMKM, pameran komunitas, lomba blog, loba fotografi dan lain sebagainya. Gelaran ini berlangsung mulai 14 Februari 2018 hingga 17 Februari 2018. 

2 kali saya berkunjung ke acara Wing Craft tersebut, tak banyak mengambil stock gambar karena saking menikmatinya jalan dari stand satu ke stand lain, menyambangi beberapa kawan yang juga ikut buka lapak di gelaran Wing Craft ini.

kuliner Banjarnegara, lokasi gelaran Wing Craft Expo


situasi di dalam Kuliner Banjarnegara saat Wing Craft Expo berlangsung

Oke, di tulisan kali ini saya tidak berharap banyak menang, karena lihat beberapa tulisan di blog lain, tulisan mereka apik, enak dibaca dan konten'nya lengkap. Akhirnya niatan awal yang penuh semangat menggebu "semoga bisa dapet nomer" akhirnya kandas. Kembali menulis seperti biasa, menulis dengan sudut pandang pribadi saya.

Beberapa hal yang mungkin tak ditemui temen-temen di acara Wing Craft

Dalam gelaran Wing Crat tersebut, mungkin pendatang akan kagum, wah Banjarnegara ramai banget umkm, ramai komunitas dan ramai produk kreatif anak mudanya. Oke baik, sekarang dalam tulisan ini menurut ke-sok-tahu-an saya, masih ada beberapa yang tak masuk dalam gelaran Wing Craft ini, contohnya :

Godong Gedang : yaitu sebuah forum, sebuah wadah yang aktif memutar film-film pendek, bisa dibilang ini adalah bioskop alternatif. Eksistensi dan konsistensinya cukup terjaga, terbukti dengan beberapa gelaran seperti sore menonton yang secara terus menerus digelar. Info tentang Godong Gedang silakan meluncur langsung ke halaman Godonggedang.org .

BDS ( Banjarnegara Drummer Society ) : yaitu wadah untuk para penyuka alat musik drum, eksistensi dan konsistensi mereka pun tak diragukan lagi, tiap tahun mereka menggelar acara bertajuk #Drumuburit , kalau tidak salah sudah berjalan yang ke 6 kainya. Info tentang BDS silakan meluncur ke akun instagram mereka @bnadrumsociety .

BRF ( Banjarnegara Reggae Family ) : yaitu wadah untuk para penikmat musik Reggae di Banjarnegara, BRF sudah berdiri sejak tahun 2009, agenda rutin yang digelar adalah konser musik bertajuk "Banjarnegara Get Up" yang sudah terlaksana hingga 7 kali. Info tentang BRF silakan meluncur ke Blog BRF .

Lantai Dasar : yaitu sebuah wadah beberapa pelaku kegiatan seni rupa yang tergolong unik, mereka tak mau disebut komunitas, mereka juga tak ingin tampak menonjol, lebih banyak menempuh jalur underground kemudian menggelar acara kecil-kecilan secara kolektif yang di dalamnya sering ada diskusi. Info tentang Lantai Dasar silakan meluncur ke akun instagram @LantaiDasar_ .

SIP ( Sekolah Inspirasi Pedalaman ) : yaitu sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, mereka sering terjun ke beberapa sekolah yang bisa dibilang masih dalam katergori "pedalaman" di Banjarnegara. Kegiatan menginspirasi anak-anak, belajar bersama mereka sering dilakukan dengan waktu yang tidak menentu. Info tentang SIP silakan meluncur ke akun instagram @SIPBanjarnegara 

Baca juga :



Beberapa yang saya tuliskan itu masih hanya sebagian dari banyaknya forum, komunitas dan pegiat sosial di Banjarnegara yang belum terpublish, belum banyak dikenal orang baik di luar Banjarnegara bahkan di Banjarnegara sendiri. Semoga di tulisan-tulisan lain, saya bisa menuliskan lebih banyak lagi tentang apa yang ada di Banjarnegara, aamiin. Terima kasih sudah membaca, sampai ketemu di tulisan-tulisan selanjutnya.

*Artikel ini awalnya diikutsertakan pada Blog Competition Wing Craft Expo yang diselenggarakan oleh Indagkop Banjarnegara bekerja sama dengan GenMile Banjarnegara . Namun setelah saya lihat satu foto yang menurut saya agak janggal, akhirnya saya update lagi tulisan ini, saya beri tambahan beberapa tulisan.

salah satu produk kerajinan di Wing Craft Expo


Kuliner Banjarnegara


Tambahan Tulisan !!!


Niat awal submit blog ke blog competition ini karena diajak Bu Idah ( idahceris.com ) buat meramaikan acara blog competition. Dari awal memang sudah kurang tertarik dengan acara Wing Craft ini, bukan bermaksud menjelek-jelek-an atau tidak support dengan pergerakan yang ada di Banjarnegara. Secara pribadi saya mendukung penuh setiap kegiatan di Banjarnegara terutama yang melibatkan anak muda, namun dengan catatan : Tidak Ada Kepentingan Politik !!! 

Nah setelah blog competition telah usai dan sudah ada pemenang nomor satu hingga tiga, kini saya menambah beberapa tulisan, tulisan bentuk kekecewaan saya. Sebelumnya, kenapa saya tetap menulis dan submit blog competition ini adalah karena tidak enak sudah meng-iya-kan ikut, kemudian yang ke dua karena sudah submit data peserta sebelum acara Wing Craft Expo dimulai, jadi semacam pertanggungjawaban saya sudah submit ya harus ikut nulis dan submit link artikel.

Setelah itu kekecewaan muncul ketika hari ke dua dateng ke gelaran ini, saya baru sadar bahwa di banner depan (photo booth) ada gambar ini.



ini spot di dekat pintu masuk acara Wing Craft Expo

Dalam benak saya bertanya "Siapakah Djeng Lasmi? kok bisa fotonya majang di sini". Nah hampir sekitar 5 hari saya menahan diri untuk menganggap ini biasa saja dan bukan masalah. Tapi kemudian menghantui saya dengan adanya akun instagram @lasmiindaryani yang gentayangan di timeline.



acara kemarin berarti disisipi muatan politik ?

Oh sial ! ternyata acara kemarin ada muatan politik ! saya pribadi merasa ini adalah acara yang secara tidak langsung merasa dibohongi. Lah katanya acara pameran UMKM, pameran kreativitas anak muda kok disisipi kampanya !!!

Saya sekedar mengingatkan ke temen-temen, terutama pemuda-pemudi Banjarnegara untuk lebih peka dengan hal-hal seperti ini, memang saya akui Banjarnegara haus akan hiburan, haus akan acara, tapi semoga temen-temen tidak mudah tergiur dengan tawaran acara yang nantinya disisipi muatan politik, muatan kampanye. Terima kasih ! Salam Juang !-

Minggu, 11 Februari 2018

GenMile Banjarnegara, GenPI nya Banjarnegara

SELAMATHARIAIR.COM - Beberapa hari kemarin contact-contac'an via whatsapp dengan Bu Idah ( pemilik idahceris.com ), ngobrolin soal blog competition yang akan diadakan di pertengahan bulan Februari 2018 ini. Nah tak lama dari obrolan tersebut, muncul flayer yang di situ terdapat informasi bahwa info tentang blog competition tersebut ada di halaman http://www.genmilebanjarnegara.com . Tanpa basa basi langsung saja berselancar ke halaman tersebut, akhirnya submit untuk ikutan lomba, lalu kepoin beberapa sosial media mereka yaitu di instagram dan twitter @GenMileBNR .


Apa itu GenMile Banjarnegara ? 

Menurut ke-sok-tahu-an saya, GenMile Banjarnegara ini hampir seperti GenPI yang hampir di kota-kota besar ada, misal GenPi Semarang, GenPi Jogja, GenPI Jateng dan GenPi-GenPi lainnya. GenMile kalau boleh saya tebak, itu adalah singkatan dari Generasi Milenial, atau istilah yang sedang naik daun adalah Generasi Zaman Now !

logo GenMile Banjarnegara

Nah kalau GenPI sendiri itu apa ?

GenPI singkatan dari Generasi Pesona Indonesia, mereka adalah para pengguna sosial media yang menyebarkan secara daring / online "Pesona Indonesia" yang biasanya di sini konten yang disajikan adalah tentang pariwisata dan kebudayaan. 

Semoga dengan adanya GenMile Banjarnegara ini, berita-berita atau informasi seputar Banjarnegara lebih mudah di akses oleh orang-orang di luar sana, semoga semakin banyak yang "kenal" Banjarnegara bukan lewat bencana tanah longsor atau angin puting beliung saja, namun semoga bisa dikenal dengan potensi pariwisata, kerajinan, kesenian dan ragam budaya-nya.

Lalu siapa saja yang ada di GenMile Banjarnegara ?


Sementara ini saya pribadi belum tahu, siapa saja dibalik akun @GenMileBNR dan laman genmilebanjarnegara.com , yang saya tahu ya Bu Idah salah satunya. Nah untuk temen-temen yang penasaran dengan GenMile Banjarnegara silakan langsung contact via instagram atau twitter saja, pastinya mereka akan merespon niat baik kalian kok. Oh iya, ikutan blog competition-nya jangan lupa ya. Periode lomba tanggal 14-16 Februari 2018 dan batas akhir submit artikel tanggal 16 Februari 2018 pukul 21.00 WIB. Jangan sampai terlewat !!!


Video Klip "Meadow of Heaven" Gardenia Music

SELAMATHARIAIR.COM - Setelah beberapa waktu lalu posting tentang proses dibalik pembuatan video milik band Banjarnegara bernama Gardenia, akhirnya kini video klip tersebut sudah bisa dinikmati khalayak ramai melalui kanal youtube Gardenia. 
Gardenia
Raphael, bintang video klip Meadow of Heaven

Sebelum nonton video klip lagu "Meadow of Heaven" milik Gardenia, mungkin alangkah baiknya saya tuliskan tentang Gardenia di sini :

Gardenia adalah proyek musik yang digawangi oleh dua orang yaitu Susmia pada vokal, yang mana hampir semua lirik dirinyalah yang menuliskannya, kemudian orang kedua adalah Adit dengan gitarnya yang berperan untuk membuat aransemen musik untuk proyek musik yang berangkat dari keisengan semata hingga akhirnya dikembangkan menuju level yang lebih tinggi yaitu 'serius'. Gardenia adalah transformasi dari CAPPSS, yaitu duo akustik yang mengawali proses dengan menelurkan satu karya berjudul Meadow of Heaven, menjadi titik awal bertemunya Adit dan Susmia yang akhirnya pada tahun 2017 ada banyak perubahan dari konsep yang awalnya duo menjadi band, dengan masuknya Nopen di posisi drum dan Ochis sebagai keyboardist.

Pertanyaan klise yang sering kami dapat adalah "apa filosofi dibalik nama Gardenia" ? kemudian kami coba jelaskan perlahan, yaitu berawal dari kegemaran Susmia dengan musik Black Metal, dia penggila Gothic-doom dan stoner metal, ketika itu ada band dari Amerika bernama Kyuss yang salah satu lagu favoritnya berjudul Gardenia, hingga akhirnya judul lagu tersebut sepakat digunakan untuk proyek bermusik kami, Gardenia. Selain itu, gardenia adalah nama bunga yang di tempat kami dikenal dengan nama 'Kaca Piring', kini sudah cukup jarang ditemui, sehingga berharap kami tumbuh dan berproses dengan unik dan bisa dibilang langka, seperti bunga Kaca Piring tersebut
  
Penulisan lirik untuk Gardenia ini banyak bercerita tentang kebosanan, kesendirian, pencarian, perenungan bahkan kebosanan atas tatanan hidup manusia sekarang. Penulisan lirik untuk Gardenia adalah bagian dari pelarian Susmia akan kegelisahan yang menghantui dirinya, kemudian didiskusian bersama Adit yang menerjemahkan kegelisahan tersebut lewat aransemen musiknya.

Proyek musik yang cukup nyleneh dan cukup sulit menemukan sound engineeer yang bisa mengerti konsep musik kami, terutama untuk kelas lokal di kampung halaman kami, Banjarnegara. Kami sering menganggap kami aneh, bahkan tak hanya kami, beberapa teman juga meng-iya-kan pandangan tersebut kepada proyek musik Gardenia ini.

Tahun 2014 sudah tercipta 5 track yang kami persiapkan untuk rencana penggarapan mini album :

1. Meadow of Heaven
2. Lovers From The Parallel World
3. Nowhere To Be Found
4. Don't Go Morning Rain
5. Let Me Draw You Tonight

yang kemudian ditambah satu track berjudul "Somewhere Among The Sea of Stars" di tahun 2015 yang dimaksudkan untuk melengkapi syarat terbentuknya mini album yang kami dambakan. Hingga saat ini, materi tersebut kami olah terus menerus untuk kami kemas menjadi sebuah mini album yang harapannya di tahun 2018 ini bisa rilis. 

Kendalanya masih di proses recording, mixing hingga mastering, kami masih belum puas dengan beberapa hasil yang sudah sempat direkam hingga di mixing, semoga segera kami mendapat jawaban atas semua ini. Semoga Semesta Mendukung dan meng aamiin-i .
Gardenia Band


Oke setelah sedikit kenal dengan Gardenia, silakan bisa simak video klip mereka di sini :


Video klip ini saya kerjakan bersama Gardenia, di sini saya berperan sebagai pengambil gambar dan juga sekaligus sebagai editor. Menjadi sebuah tantngan tersendiri untuk membuat video klip Meadow of Heaven ini. Selain waktu pengambilan gambar yang begitu singkat dan sedikit harus berkejaran dengan waktu dan cuaca ( hujan ). 

Tak hanya itu, proses pembuatan video klip ini juga hanya bermodal alat sederhana, hanya dengan kamera DSLR Canon 550D dan lensa 18-200mm yang akhirnya cukup berat dan harus dimaksimalkan di proses editing. Sebuah tantangan yang begitu menarik, sangat berkesan dan tentunya saya pribadi masih dalam kategori "belum puas" dengan hasil yang diperoleh. Setidaknya dengan keterbatasan ini membuat saya belajar dan terus berproses untuk tidak berhenti pada titik ini saja.

Terima kasih untuk Gardenia ( Mba Icus, Mas Adit, Mas Nopen, Mas Ochis ) dan beberapa kawan yang ikut dalam proses pembuatan video ini ( Udje, Tutung, Nata, Dedo, Pak Ade Baravape/Baracoffee ).

Rabu, 24 Januari 2018

Cara Cepat Mendapatkan 1000 Subscribers di Youtube

SELAMATHARIAIR.COM - Youtube baru saja mengeluarkan kebijakan baru yang akan berlaku mulai bulan februari 2018 nanti. Kebijakan tentang sebuah channel dapat di monetize adsense dengan 1000 subscribers dan watch time per 12 bulan terakhir adalah 4000 jam. Ini cukup membuat para youtuber terutama para youtuber yang bergantung pada adsense kelabakan, seolah ini adalah kabar sangat amat buruk dan dalam hati berkata "sialan! makin ketat aja youtube nih" .

Lihat kabar selengkapnya tentang kebijakan youtube terbaru :
Tak perlu bersedih, tak perlu merasa gagal untuk bisa kembali mendapat dollar dari internet, ada beberapa cara yang bisa ditempuh. Salah satunya adalah dengan menggunakan sebuah website bernama Youlikehits, silakan daftar di sini : DAFTAR !!!

Cara kerjanya adalah kita mencari point dengan cara menonton video youtube orang lain sekitar 50-70 detik untuk mendapatkan point antara 6 hingga 12 point. Dari point yang kita kumpulkan tersebut nantinya bisa diatur untuk mendapatkan viewer maupun subscriber di channel kita.

mendapatkan point dengan menonton video youtube orang lain
Nah setelah punya banyak point kita setting di menu Add/Edit Site kemudian pilih Youtube -> Subscribers lalu klik Add Channel. Akan muncul tampilan seperti berikut ini :

masukan nama channel, contoh : ipongdjembe
Setelah menuliskan channel tersebut klik "add channel" kemudian refresh, akan muncul pengaturan berapa point yang kita keluarkan untuk orang lain yang akan subscribe channel kita, makin banyak angkanya makin besar kesempatan di subscribe, tapi kita perlu juga mencari point sebanyak mungkin.

payout = point yang kita keluarkan untuk orang lain

Nah dengan cara tersebut bisa menambah subscribers channel kita dengan lebih cepat, dan jangan lupa untuk selalu membuat konten yang baik, karena konten yang baik adalah sumber datangnya viewers dan subscribers. Jadi cara ini hanya untuk menambah saja, kunci utama tetap harus ada di konten videonya.

Semoga tips sederhana ini bisa membantu teman-teman yang sedang mengincar 1000 subscribers di channel youtube kalian, dan semoga cepat dapat 4000 jam penayangan sehingga adsense kalian bisa jalan lagi sesuai ekspektasi ya. Terima kasih sudah mampir ke blog saya, jika berkenan juga silakan subscribe channel saya : Vlog Ipong .