Jumat, 16 Februari 2018

Sedang ada (kampanye) apa di Banjarnegara ?

SELAMATHARIAIR.COM - Banjarnegara, selalu saja dikenal di khalayak ramai dengan bencana alam, itu yang saya rasakan setiap kali ketemu orang baru di luar kota, bagi temen-temen yang sering ke luar kota pasti pernah mengalaminya. Sekitar tahun 2011 masuk kota Jogja, saya sendiri hingga sekarang masih sering mengalami hal tersebut. Kenalan dengan orang baru, nyebutin asal Banjarnegara, respon mereka adalah "Oh Banjarnegara yang kemarin longsor besar itu ya?" atau respon lain adalah "Banjarnegara mana ya ?" nah respon kedua ini biasanya saya balik dengan pertanyaan "kamu tahu Dieng atau pernah ke Dieng ?" nah itu sebagian wilayahnya masuk Banjarnegara.  

Sedikit kegelisahan tersebut akhirnya dialami beberapa teman lain, kemudian beberapa hari lalu dapet kabar kalau di Kabupaten Banjarnegara sudah ada Genmile, semacam GenPI yang di sini semoga berperan aktif mengabarkan bahwa Banjarnegara itu benar-benar "ADA" dan Banjarnegara bisa dikenal lewat hal-hal positif seperti prestasi Crish John, pelantun balada Ebiet G. Ade, animator dari SMK N 2 Bawang yang bisa tembus ke channel CGBross, dan masih banyak lainnya info tentang Banjarnegara yang belum sempat terpublish.

Baca Juga :
Nah dengan judul "Sedang ada apa di Banjarnegara" dalam tulisan saya ini, ada sebuah acara di Banjarnegara bertajuk "Banjarnegara Youth Creativity Center" yaitu sebuah gelaran pameran UMKM, pameran komunitas, lomba blog, loba fotografi dan lain sebagainya. Gelaran ini berlangsung mulai 14 Februari 2018 hingga 17 Februari 2018. 

2 kali saya berkunjung ke acara Wing Craft tersebut, tak banyak mengambil stock gambar karena saking menikmatinya jalan dari stand satu ke stand lain, menyambangi beberapa kawan yang juga ikut buka lapak di gelaran Wing Craft ini.

kuliner Banjarnegara, lokasi gelaran Wing Craft Expo


situasi di dalam Kuliner Banjarnegara saat Wing Craft Expo berlangsung

Oke, di tulisan kali ini saya tidak berharap banyak menang, karena lihat beberapa tulisan di blog lain, tulisan mereka apik, enak dibaca dan konten'nya lengkap. Akhirnya niatan awal yang penuh semangat menggebu "semoga bisa dapet nomer" akhirnya kandas. Kembali menulis seperti biasa, menulis dengan sudut pandang pribadi saya.

Beberapa hal yang mungkin tak ditemui temen-temen di acara Wing Craft

Dalam gelaran Wing Crat tersebut, mungkin pendatang akan kagum, wah Banjarnegara ramai banget umkm, ramai komunitas dan ramai produk kreatif anak mudanya. Oke baik, sekarang dalam tulisan ini menurut ke-sok-tahu-an saya, masih ada beberapa yang tak masuk dalam gelaran Wing Craft ini, contohnya :

Godong Gedang : yaitu sebuah forum, sebuah wadah yang aktif memutar film-film pendek, bisa dibilang ini adalah bioskop alternatif. Eksistensi dan konsistensinya cukup terjaga, terbukti dengan beberapa gelaran seperti sore menonton yang secara terus menerus digelar. Info tentang Godong Gedang silakan meluncur langsung ke halaman Godonggedang.org .

BDS ( Banjarnegara Drummer Society ) : yaitu wadah untuk para penyuka alat musik drum, eksistensi dan konsistensi mereka pun tak diragukan lagi, tiap tahun mereka menggelar acara bertajuk #Drumuburit , kalau tidak salah sudah berjalan yang ke 6 kainya. Info tentang BDS silakan meluncur ke akun instagram mereka @bnadrumsociety .

BRF ( Banjarnegara Reggae Family ) : yaitu wadah untuk para penikmat musik Reggae di Banjarnegara, BRF sudah berdiri sejak tahun 2009, agenda rutin yang digelar adalah konser musik bertajuk "Banjarnegara Get Up" yang sudah terlaksana hingga 7 kali. Info tentang BRF silakan meluncur ke Blog BRF .

Lantai Dasar : yaitu sebuah wadah beberapa pelaku kegiatan seni rupa yang tergolong unik, mereka tak mau disebut komunitas, mereka juga tak ingin tampak menonjol, lebih banyak menempuh jalur underground kemudian menggelar acara kecil-kecilan secara kolektif yang di dalamnya sering ada diskusi. Info tentang Lantai Dasar silakan meluncur ke akun instagram @LantaiDasar_ .

SIP ( Sekolah Inspirasi Pedalaman ) : yaitu sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan, mereka sering terjun ke beberapa sekolah yang bisa dibilang masih dalam katergori "pedalaman" di Banjarnegara. Kegiatan menginspirasi anak-anak, belajar bersama mereka sering dilakukan dengan waktu yang tidak menentu. Info tentang SIP silakan meluncur ke akun instagram @SIPBanjarnegara 

Baca juga :



Beberapa yang saya tuliskan itu masih hanya sebagian dari banyaknya forum, komunitas dan pegiat sosial di Banjarnegara yang belum terpublish, belum banyak dikenal orang baik di luar Banjarnegara bahkan di Banjarnegara sendiri. Semoga di tulisan-tulisan lain, saya bisa menuliskan lebih banyak lagi tentang apa yang ada di Banjarnegara, aamiin. Terima kasih sudah membaca, sampai ketemu di tulisan-tulisan selanjutnya.

*Artikel ini awalnya diikutsertakan pada Blog Competition Wing Craft Expo yang diselenggarakan oleh Indagkop Banjarnegara bekerja sama dengan GenMile Banjarnegara . Namun setelah saya lihat satu foto yang menurut saya agak janggal, akhirnya saya update lagi tulisan ini, saya beri tambahan beberapa tulisan.

salah satu produk kerajinan di Wing Craft Expo


Kuliner Banjarnegara


Tambahan Tulisan !!!


Niat awal submit blog ke blog competition ini karena diajak Bu Idah ( idahceris.com ) buat meramaikan acara blog competition. Dari awal memang sudah kurang tertarik dengan acara Wing Craft ini, bukan bermaksud menjelek-jelek-an atau tidak support dengan pergerakan yang ada di Banjarnegara. Secara pribadi saya mendukung penuh setiap kegiatan di Banjarnegara terutama yang melibatkan anak muda, namun dengan catatan : Tidak Ada Kepentingan Politik !!! 

Nah setelah blog competition telah usai dan sudah ada pemenang nomor satu hingga tiga, kini saya menambah beberapa tulisan, tulisan bentuk kekecewaan saya. Sebelumnya, kenapa saya tetap menulis dan submit blog competition ini adalah karena tidak enak sudah meng-iya-kan ikut, kemudian yang ke dua karena sudah submit data peserta sebelum acara Wing Craft Expo dimulai, jadi semacam pertanggungjawaban saya sudah submit ya harus ikut nulis dan submit link artikel.

Setelah itu kekecewaan muncul ketika hari ke dua dateng ke gelaran ini, saya baru sadar bahwa di banner depan (photo booth) ada gambar ini.



ini spot di dekat pintu masuk acara Wing Craft Expo

Dalam benak saya bertanya "Siapakah Djeng Lasmi? kok bisa fotonya majang di sini". Nah hampir sekitar 5 hari saya menahan diri untuk menganggap ini biasa saja dan bukan masalah. Tapi kemudian menghantui saya dengan adanya akun instagram @lasmiindaryani yang gentayangan di timeline.



acara kemarin berarti disisipi muatan politik ?

Oh sial ! ternyata acara kemarin ada muatan politik ! saya pribadi merasa ini adalah acara yang secara tidak langsung merasa dibohongi. Lah katanya acara pameran UMKM, pameran kreativitas anak muda kok disisipi kampanya !!!

Saya sekedar mengingatkan ke temen-temen, terutama pemuda-pemudi Banjarnegara untuk lebih peka dengan hal-hal seperti ini, memang saya akui Banjarnegara haus akan hiburan, haus akan acara, tapi semoga temen-temen tidak mudah tergiur dengan tawaran acara yang nantinya disisipi muatan politik, muatan kampanye. Terima kasih ! Salam Juang !-

10 komentar:

  1. wew, aku suka bagian ini lik.
    "masih ada beberapa yang tak masuk dalam gelaran Wing Craft ini, contohnya ...."

    ada sudut pandang lain yg gimanaaaa gitu. ,👍👍👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar makin lengkap mungkin Pak Jujun, biar yang minor, di jalur underground & kolektif juga bisa dianggap "ada" hehehehhee. Tapi ini dari sudut pandang ngawur dan versi jamaah jancuker Pak

      Hapus
  2. 2 kali ke Wing Craft koq kita gak pethukan ya kak?? Hmmm

    BalasHapus
  3. Well, dari awal aku baca persuasi buat ikut lomba blognya aja udah rada2 males sebenernya. Pertama, ngga mudeng sama yg dikarepin panitia soal temanya. Kedua, harus dateng ke acara. Sedangkan pas dateng ke acara malah jadi bingung mau review apa buat ditulis.

    Terus soal stand..

    Godong Gedang pun kalo ditawarin buka stand juga mikir berkali2 sih, kadang kami jg bisa terlalu peka sama hal2 yg berbau gajelas apalagi ada unsur politiknya 😂

    Begitupun dg komunitas lain. Blogger Serayu pun kenapa ngga bikin stand sekalian hayo? Wkekekew

    UMKM yg aku dan kakakku jalani, dan--gapake sombong ya--sudah dikenal banyak orang di Banjarnegara, juga telat dapat infonya. Ya ada faktor kami jg kali kurang aware liat sosmed jaman now. Padahal woro2 di dunia nyata masih diperlukan.

    Itu sih kalo dr aku pribadi, pgn nambahin curhat dari acara kemarin. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kak, awalnya sudah agak males, mung merga "ora kepenak" akhirnya ikutan submit, tur ya beruntung juga, jadi memaksakan diri untuk dateng hingga bisa motret banner berukuran cukup besar yang dijadikan latar belakang untuk poto poto,hahahahaaa



      Pas mau submit link sebetulnya sudah ragu,iya atau tidak,tapi ya mbalik lagi "ora kepenak" akhirnya ikutan submit



      Jadi ya malah jadi cukup asik tulisanku paska acara, bisa jadi mediaku curhat

      Hapus
  4. Saya tidak heran dan saya prihatin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tetep kamu harus tanggung jawab ya ?


      Wah bar ngringokna podcastmu winginane kok asik ya

      Hapus
  5. Asli aku baru tahu perihal diajeng ini lho, mas. Postingan ini aku share ke grup genmile untuk bahan evaluasi kami, ya. Maturnuwun. 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya merasa janggal ya gegara pas dateng ke acara terus motret kok ya ada gambar buk ibuk "Djeng Djeng" itu, yo langsung niatan nulisnya jlog... Anjlog,ga semangat... Hihihihiiii


      Semoga Genmile lebih selektif lagi nantinya Bu, eman-eman nek menurutku

      Hapus

Silakan tulis tanggapan kalian tentang tulisan yang ada di selamathariair.com ini, terima kasih sudah berkunjung ya