banner image

Tikako Singkatan Dari Tikungan Kali Komprat, Tempat Wisata Sekaligus Cafe Dengan Konsep Apik

Selamat datang di blog saya, selamat membaca informasi tentang sebuah wisata bernama Tikako. Wisata alam berupa sungai kecil dengan sentuhan tangan kreatif yang di inisiasi oleh Pak Slamet selaku Kepala Desa Kalilunjar. Sebelum membahas lebih tentang wisata yang satu ini, perlu kalian ketahui bahwa TIKAKO adalah sebuah akronim dari Tikungan Kali Komprat. Ya, sebuah sungai kecil yang bernama Kali Komprat ini disulap habis-habisan menjadi tempat yang menarik perhatian dan ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan tak hanya berkunjung, ada juga yang sampai menginap karena sudah ada fasilitas penginapan yang dibandrol dengan harga cukup terjangkau yaitu 300 ribu sudah dapat makan malam dan sarapan.

tikako cafe malam hari
sumber gambar: instagram @tikakocaffejavaculinary repost gambar dari akun @yusufnurp



TIKAKO

Tikungan Kali Komprat, ngomongin soal Kali Komprat ini, saya mencoba re-call pengalaman ketika masih kecil, saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Dimana tempat yang sekarang dibangun wisata bernama Tikako Caffe & Java Culinary adalah tempat yang digunakan warga untuk mendapatkan air bersih, sebagai sumber mata air. Itu dulu, sekitar tahun 2008 mata air di sekitar situ sudah tak lagi bisa diambil, yang akhirnya area kali Komprat hanya dijadikan tempat membuang sampah oleh orang-orang tak bertanggungjawab, pelakunya biasanya mereka pengguna kendaraan roda empat yang melempar plastik kotoran yang ada di mobil mereka.

Di tahun 2020, TIKAKO dibangun dan pembangunan nya pun bertahap, mulai dari instalasi sekitar aliran sungai hingga membuka lahan baru yang dijadikan sebuah bangunan berkonsep kapal. Semua ide yang ada adalah tak lain tak bukan datang dari Pak Slamet atau yang akrab disapa Kampleng saat usia remaja. Pria yang nyentrik, berambut agak gondrong dengan rambut yang kerap diwarnai bagai anak muda ini sering sekali membuat ide ide yang cukup "Gila" dan sukses membuahkan hasil. Gila di sini dalam arti kreatif dan totalitas.

Beberapa kali ia pernah membuah acara dan tempat wisata seperti:

Malam Seram: yaitu pesta kostum hantu (pocong, tuyul, kuntilanak, dan lain sebagainya) melakukan konvoi dari Desa Kalilunjar hingga Alun-alun Kota Banjarnegara.

Mandi Lumpur: yaitu peringatan Hari Bumi yang di sana ada kegiatan mandi lumpur oleh ratusan orang.

BAS (Bukit Asmara Situk): yaitu sebuah bukit yang disulap menjadi spot foto dengan pemandangan alam yang menarik perhatian banyak pengunjung baik dari area Banjarnegara hingga kancah Nasional. Bahkan tercatat beberapa kali ada wisatawan Mancanegara yang berkunjung.


Baca Juga: Kunjungan Blogger ke Bukit Asmara Situk


BCK (Bunga Cinta Kemantren): sebuah taman bunga yang menyajikan berbagai tanaman bunga dengan spot foto-foto yang instagramable. Sayangnya untuk BCK sendiri harus tutup karena tanah yang digunakan untuk wisata ini adalah tanah sewa.

Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Tengah ke BCK - Bunga Cinta Kemantren
foto oleh: @ianalamsukarso


TIKAKO: yaitu tempat wisata alam yang dibalut dengan wisata buatan (instalasi jembatan, bangunan segitiga, lampu-lampu) yang juga sebagai wisata kuliner keluarga. Tak hanya itu saja, terdapat ruang bernyanyi keluarga dan juga homestay (penginapan).

Yang saya tulis di atas itu baru segelintirnya saja, masih banyak ide-ide lain baik itu kegiatan maupun program yang dibuat oleh Pak Slamet, seperti yang pernah dilakukan mereka menjadi supporter sepak bola Persibara dengan melakukan perjalanan (jalan kaki) dari desa Kalilunjar ke Pemalang. Juga pernah membuat kampung Fals sebagai bentuk kecintaannya kepada musisi Iwan Fals, dan masih banyak lainnya. Pokoknya ngomongin soal Pak Kades satu ini tak ada habisnya. Bahkan saat tulisan ini saya buat, di area gapura masuk Dusun Siweru, Desa Kalilunjar sedang dibangun wisata dengan konsep kolam (kalau nanti sudah jadi akan saya tulis di blog ini).

tempat wisata di dusun Siweru desa Kalilunjar
spoiler untuk tempat wisata baru desa Kalilunjar



Wisata Tikako Kalilunjar
foto oleh: @tommybandza


Harga Tiket Masuk TIKAKO

Harga tiket masuk atau voucher masuk TIKAKO ini sangatlah terjangkau, berikut ini untuk daftar harganya beserta waktu (jam) nya:

Voucher Rp. 10.000,- untuk pukul 06.00 wib - 08.00 wib mendapatkan soft drink.

Voucher Rp. 15.000,- untuk pukul 08.00 wib - 11:00 wib mendapatkan soft drink, mendoan.

Voucher Rp. 15.000,- untuk pukul 11.00 wib - 18.00 wib mendapatkan soft drink.

Voucher Rp. 10.000,- untuk pukul 18.00 wib - 22.00 wib mendapatkan soft drink / kopi.

Harga di atas adalah harga yang berlaku mulai Februari 2021, untuk saat kalian membaca tulisan ini bisa jadi harga sudah berubah atau bahkan masih sama. Informasi lebih detail tentang info tersebut bisa cek instagram @tikakocaffejavaculinary


Spot Selfie Tikako Banjarnegara
foto oleh akun @intangdw


hunting foto model di Tikako
foto oleh akun @inungprin



Tempat Wisata Keluarga di Banjarnegara

Karena lokasinya cukup dekat dengan rumah saya, tak jarang saya sering berkunjung ke TIKAKO. Biasanya saya ke TIKAKO ketika melihat story teman sedang di sana, kemudian saya datang untuk menemui mereka. Bahkan tak hanya saya, beberapa kali kawan lama Bapak saya pun demikian, tiba-tiba menelfon kalau sedang ada di TIKAKO, langsung bergegaslah Bapak saya untuk menemui kawan beliau.

Beberapa kali ke TIKAKO, saya amati yang datang ke sana segmentasinya adalah keluarga. Namun tak jarang sepasang muda-mudi yang datang, lengkap dengan DSLR atau Mirrorless yang sedang hits kemudian berburu gambar. Mulai dari foto ala-ala model, foto produk karena dapet endorse, bahkan sampai ada yang produksi video cover music dan foto pre-wedding juga. Namun pemenangnya tetaplah rombongan keluarga, karena TIKAKO cocok sekali untuk keluarga.


Foto Prewedd di Tikako
foto unggahan akun @rafika.makeup , fotografer: @artisticstudio.id

Pre Wedding Tikako
foto unggahan akun @rafika.makeup , fotografer: @artisticstudio.id


Review TIKAKO oleh Pengunjung

Saat tulisan ini dibuat, google maps Tikako Caffe & Java Culinary memiliki ulasan sebanyak 352 ulasan. Dari sekian banyak ulasan, saya cantumkan beberapa ulasan yang dapat memperkuat informasi tentang TIKAKO ini. Berikut ulsan pengunjung, tentang Tikako Caffe & Java Culinary:

Hartini Oktavia: Tempatnya baguss, bersih, udaranya sejuk. Utk pelayanan baik, Petugas nya ramah2. Recommend bgt buat healling dan tmpat selfie.

Mas Gojal: Konsepnya menarik, lokasinya bagus, parkir lumayan luas, menyajikan suasana yg asri dan sejuk pegunungan, pelayanan ramah. Overall asik buat nongkrong dengan teman dan keluarga.

Alfian Fian: Wajib kesini karena tempatnya instragamable keren pastinya,masakannya lumayan harganya pun bersahabat dan satu lagi lokasinya asyik banget buat kumpul bareng orang-orang tercinta.

Nadhiroh Nadhiroh: Tempat transit kalau mau ke dieng dari banjarnegara via Karangkobar yg instagramable.

Ari Prass: Tempatnya lumayan baru. Berkonsep Cafe dan Spot swafoto. Asri dan Adem karena kita bisa menikmati aliran sungai kecilnya disini juga dikelilingi pohon-pohon yang rindang, apalagi sambil ngopi sore. HTM masuk ke Spot Swafotonya 10 ribu saja audah dapat Free 1 botol Fr*shtea. Di cafenya menyediakan menu cemilan dan kopi khas Banjarnegara juga ada.

Dhandhung Budi Kuntari: Tempat makan yang unik, berada di sungai dengan air terjun yang jernih. Tepat di pinggir jalan Banjarnegara ke Dieng. Kopi khas banjarnegara dapat kita nikmati sambil bermain air serta swafoto, instagramable.


Ulasan yang tertulis di atas adalah sebagian kecil dari ratusan ulasan yang ada. Tak hanya ulasan bagus saja, ada banyak ulasan miring tentang Tikako ini. Kebanyakan mengeluhkan dengan komentar "Cafe kok pake tiket masuk".

Nah di sini saya ingin membantu meluruskan, bahwasanya perlu di ingat dan perlu diketahui. TIKAKO ini adalah tempat wisata, jadi wajar jika ada tiket masuk nya, tiket masuk pun tidak serta merta tiket, yang dibayarkan adalah voucher, dimana voucher itu bisa ditukar dengan soft drink atau pun makanan "Mendoan". Harganya pun bervariasi tergantung pada jam kedatangan kalian. Cek di atas, sudah saya tuliskan tentang harga tiket masuk TIKAKO.

Semoga komentar-komentar yang menyebutkan "Cafe kok pake tiket masuk" tidak ada lagi setelah membaca artikel ini. Ya kali, itu bikin jembatan ga pake biaya, bikin bangunan bentuk kapal ga pake biaya, beli besi dan lampu-lampu ga pake biaya?

Udah ah, daripada diterusin nanti kepanjangan, langsung saja kalian yang tertarik datang langsung whatsapp gebetan, pacar, atau keluarga buat atur jadwal ke TIKAKO. Barangkali mau traktir saya juga boleh, bisa hubungi saya, kebetulan rumah dekat, 5 menit sampai lokasi.


Penutup

Terima kasih sudah membaca hingga selesai postingan saya kali ini, jika berkenan jangan lupa ikuti beberapa akun sosial media saya berikut ini:

Facebook: Selamat Hari Air & Ian Alam Sukarso

Instagram: @selamathariair & @ianalamsukarso

Twitter: @selamathariair & @ianalamsukarso

Blog: Kedhana Kedhini Coffee

Baca Juga

Tikako Singkatan Dari Tikungan Kali Komprat, Tempat Wisata Sekaligus Cafe Dengan Konsep Apik Tikako Singkatan Dari Tikungan Kali Komprat, Tempat Wisata Sekaligus Cafe Dengan Konsep Apik

Tidak ada komentar:

Silakan tulis tanggapan kalian tentang tulisan yang ada di selamathariair.com ini, terima kasih sudah berkunjung ya

Diberdayakan oleh Blogger.